Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA waktu lalu, Ernest Prakasa sempat mengunggah potongan judul artikel Variety yang menginformasikan produser film Parasite, Barunson E&A akan memegang hak adaptasi internasional untuk film sukses Agak Laen. Di caption, Ernest pun menambahkan, “Kalau @pilem.agak.laen dibikin versi Hollywood, siapa yang cocok jadi pemerannya?”
Unggahan tersebut pun memunculkan banyak spekulasi dari warganet, yang mengira film Agak Laen sudah pasti akan di-remake di negara selain Indonesia. Produser film Agak Laen dan co-founder rumah produksi Imajinari, Ernest Prakasa pun menjelaskan tentang kesepakatan yang dijalin bersama Barunson E&A asal Korea Selatan.
“Itu kemarin pas di-upload di medsos memang banyak yang salah paham, tapi mengerti sih, memang literasi soal kayak gini-gini, distribusi internasional gini masih sangat awam ya,” buka Ernest saat ditemui di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Rabu, (4/6).
“Jadi Barunson itu kan sebuah perusahaan yang berbasis di Korea, dia yang memproduksi film Parasite dan sejak itu dia jadi beberapa kali bekerja sama dengan company Indonesia untuk mendistribusikan. Nah, dalam kerja sama Barunson dengan Imajinari, Barunson itu memegang eksklusif rights untuk adaptasi film Tinggal Meninggal dan Agak Laen. Jadi kalau misalnya nih, misal, KALAU ada, kalau ada negara lain yang mau mengadaptasi Agak Laen atau Tinggal Meninggal, Barunson-lah yang menghandle semuanya,” jelas Ernest.
Saat ini, Ernest pun menyebut belum ada rumah produksi dari negara lain yang menginformasikan terkait minat mereka untuk remake atau adaptasi film Agak Laen.
“Belum tentu ada, bisa jadi enggak ada. Tapi kalau sampai ada, mereka (Barunson) yang akan handle,” tutup Ernest. (H-3)
FILM Agak Laen: Menyala Pantiku! kini terus menambah jumlah capaian penontonnya. Terbaru, film ini meraih 10,5 juta penonton dalam waktu kurang dari 60 hari tayang.
DI tengah euforia jumlah penonton Agak Laen: Menyala Pantiku! yang kini telah melewati angka 10,5 juta penonton, penulis dan sutradara Muhadkly Acho justru kebingungan.
Sejarah baru perfilman Tanah Air kembali tercipta. Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menobatkan diri sebagai Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa pada Jumat (2/1).
Per 12 hari penayangannya, film Agak Laen: Menyala Pantiku telah mengantongi total 5.639.599 penonton.
Kuartet Agak Laen kembali beraksi lewat film Agak Laen: Menyala Pantiku, menggabungkan komedi dan empati di tengah kehidupan panti jompo.
Imajinari mengumumkan secara resmi hari ini, film Agak Laen 2 telah dimulai syutingnya.
Setelah sukses besar dengan 9 juta penonton, film Agak Laen kini akan melanjutkan film kedua mereka. Film garapan Muhadkly Acho itu sudah memulai syuting.
FILM animasi Jumbo yang diproduksi oleh Visinema Studios meraup sukses besar. Tercatat, kini Jumbo telah mengumpulkan 8,2 juta lebih penonton per Jumat malam (2/5)
FILM animasi Jumbo kembali mencatatkan rekor terbaru, setelah berhasil meraih 8 juta penonton per 1 Mei malam. Bukan tak mungkin, jika peminat penonton film Jumbo di bioskop masih tinggi,
Karena kesuksesan film Agak Laen pertama, Acho mengatakan banyak pihak yang menyangsikan kesuksesan film keduanya nanti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved