Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BUMIY, penyanyi yang memulai debut pada 2020, akan merilis single terbaru yang bertajuk Raya Tiba pada 28 Maret 2025. Lagu ini menjadi persembahan istimewa untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, mengajak semua pendengar untuk merayakan momen penuh kebahagiaan dan kebersamaan.
Raya Tiba diproduksi dengan kolaborasi yang solid. Bersama Deni Januarta sebagai music producer dan Irene Edmar Irawan yang bertanggung jawab sebagai mixing dan mastering engineer, Bumiy berhasil menciptakan karya yang siap menemani setiap keluarga dalam suasana hangat Lebaran.
Lagu ini menghadirkan lirik yang ringan, penuh cerita khas Lebaran, seperti persiapan mudik, hidangan khas lebaran seperti ketupat, opor, dan rendang, serta momen tak terlupakan saat berkumpul dengan keluarga besar.
Tidak ketinggalan, humor khas seputar pertanyaan klasik dari keluarga besar menjadi bumbu menarik dalam lagu ini.
Dengan nuansa musik yang riang ditambah alunan alat musik gambus, sitar dan gendang melayu, Raya Tiba dipastikan dapat menyentuh hati para pendengar sekaligus membawa senyum di wajah mereka.
Sementara video musik yang digarap Ethics Film dan disutradarai Dhika Rizki dirilis pada 30 Maret 2025, bertepatan dengan Malam Takbiran.
Cerita dari video musik Raya Tiba sangat menggambarkan lirik dalam bentuk visual sehingga dapat menambah kesan yang mendalam terhadap karya ini.
"Lagu ini kami ciptakan sebagai pengingat bahwa Hari Raya adalah momen untuk bersyukur, berbagi, dan saling memaafkan. Yang paling penting, bukan pakaian baru, tetapi kebahagiaan dan kebersamaan yang membuat Hari Raya menjadi spesial," ungkap Bumiy.
Bumiy, seorang musisi indie Sumatra Barat, memulai karirenya di industri musik sejak 2020.
Pada 2022, karya pertamanya yang berjudul Rasa diangkat menjadi sebuah film pendek oleh Ethics Pictures.
Ia juga sukses menggelar showcase-nya di Fabriek Bloc Padang pada akhir 2022 dengan tema Membumiy: Merayakan Kenangan. Karya original yang telah dirilis antara lain Rasa (2022), Milik Kita (2023) dan Prasasti (2024). (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved