Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG perilisan film Qodrat 2, MAGMA Entertainment bersama PISSS Record resmi merilis lagu Menyala Matahariku, original soundtrack dari film horor action religi ini.
Dibawakan oleh Pay Burman dan Irang Arkad, lagu ini menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer emosional dan intens dalam Qodrat 2.
Lagu ini telah tersedia di berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube Music, Apple Music, dan Trebel.
Diciptakan oleh Pay dan Irang, lagu ini diproduksi di bawah label PISSS Record dan diterbitkan oleh Aquarius Pustaka Musik dan didistribusikan oleh Aquarius Musikindo.
Dengan lirik yang kuat dan melodi yang membangun, Menyala Matahariku mencerminkan perjuangan, keyakinan, dan kekuatan spiritual yang sejalan dengan tema besar Qodrat 2.
“Karakter vokal Irang, sangat kuat dan cocok untuk menyanyikan lagu ini,” ujar Pay.
Laksana menemukan jodohnya, Irang juga cukup bangga bisa berkolaborasi dengan sang musisi legendaris Pay di single ini.
“Film Qodrat 2 memiliki kelasnya tersendiri tidak sama dengan film-film horor Indonesia lainnya, dan saya sangat menantikannya,” kata Irang.
Pay dan Irang berharap lagu Menyala Matahariku dapat terus menyala sebagaimana Matahari yang menyinari bumi, dan bisa diterima seluruh pecinta musik Indonesia.
Tak hanya merilis lagu, video musik Menyala Matahariku juga akan segera dirilis menjelang tayangnya Qodrat 2 di bioskop Lebaran 2025.
Video ini akan memperlihatkan visual yang mendalam dan penuh makna, menggambarkan semangat serta perjalanan penuh tantangan dan lebih menegangkan yang akan dihadapi Ustadz Qodrat dalam film ini.
Qodrat 2 adalah sekuel dari film horor action religi Qodrat (2022) yang kembali menghadirkan Vino G Bastian sebagai Ustaz Qodrat.
Kali ini, ia harus menghadapi ancaman yang lebih besar saat mencari istrinya, Azizah (Acha Septriasa), yang terperangkap dalam kekuatan gelap di sebuah pabrik misterius.
Film ini juga menghadirkan deretan aktor berbakat lainnya seperti Donny Alamsyah, Della Dartyan, Hanna Saraswati, dan Septian Dwi Cahyo, yang masing-masing memiliki peran penting dalam cerita yang lebih intens dan mendalam ini.
Disutradarai oleh Charles Gozali dan diproduksi oleh MAGMA Entertainment & Rapi Films, Qodrat 2 akan membawa pengalaman sinematik yang lebih penuh aksi, lebih mencekam, dan semakin memperdalam eksplorasi spiritual yang menguji iman. (Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Pementasan Musikal Perahu Kertas akan menyajikan total 21 lagu, di mana 18 di antaranya merupakan lagu baru yang diciptakan khusus.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Kampiun merupakan salah satu nomor unggulan dari album debut Rimba yang bertajuk Technicolor Meeting. Album tersebut sebelumnya telah dilepas ke pasaran pada 14 November 2025.
Mengusung genre Dark Pop, Suatu Hari Kamu Akan Mengerti yang dibawakan Ardi, etna Rasti dirancang untuk memberikan nuansa emosional yang kelam, intim, sekaligus penuh ketegangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved