Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI R&B asal South London yang tengah ramai diperbincangkan, James Vickery, resmi memulai babak baru dalam karier musiknya lewat single terbaru berjudul Hotel Lobby, sekaligus menandai debutnya bersama Red Bull Records.
Lagu ini sudah bisa didengarkan di seluruh platform streaming digital, dan video klipnya juga telah dirilis.
Ditulis di Los Angeles dan diproduseri oleh Malik 95 dan Mosaic, Hotel Lobby menghadirkan lapisan emosi terdalam Vickery dalam balutan irama bossa nova yang hangat dan menenangkan.
Terinspirasi dari musisi seperti Daniel Caesar dan Sabrina Carpenter, lagu ini memadukan suasana santai dengan lirik reflektif tentang cinta, kerinduan, dan perjalanan menuju penerimaan diri. Sebuah karya yang merepresentasikan kepercayaan diri baru Vickery, sekaligus menjadi pembuka fase terbaru dalam perjalanan musiknya.
Tidak hanya merilis lagu, Vickery juga menghadirkan sebuah video klip sinematik dan emosional. Menggambarkan suasana kamar hotel yang intim, visual ini menangkap emosi serta ketegangan yang tertuang dalam setiap bait lagunya.
"Aku benar-benar ingin keluar dari zona nyamanku dalam menulis lagu. Kali ini aku mencoba menulis di atas irama yang biasanya tidak pernah aku nyanyikan," jelas Vickery.
"Malik 95 dan Mosaic menciptakan loop gitar yang aneh tapi indah, dan aku sudah lama menyimpan ide tentang sebuah malam penuh gairah bersama seseorang — malam yang begitu intens sampai-sampai bisa terdengar dari lobi hotel. Aku dan Chloe Angelides menulis sisa lagunya dengan sangat cepat — semuanya mengalir begitu saja, dan menurutku, itu sering jadi pertanda lagu yang bagus," lanjutnya.
Hotel Lobby menjadi rilisan perdana Vickery di 2025, sekaligus pembuka menuju proyek-proyek besar yang tengah dipersiapkannya.
Dengan vokal khas, kisah personal, serta semangat berkarya yang terus menyala, Vickery kembali membuktikan dirinya sebagai musisi dengan kedalaman dan ketahanan di industri musik saat ini. (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved