Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPERTI biasa, Vagetoz tidak pernah absen merilis lagu religi ketika Ramadan tiba. Tahun ini, band asal Sukabumi itu kembali menghadirkan sebuah single bertajuk Manusia Berhati Mulia.
Lagu terbaru Vagetoz ini berisi pujian terhadap Rasulullah SAW. Dengan lirik yang dalam dan aransemen khas Vagetoz, lagu ini diharapkan dapat memberi inspirasi bagi umat Muslim di Indonesia.
Teguh, vokalis Vagetoz, menjelaskan lagu ini mengangkat pesan tentang kepedulian Rasulullah SAW terhadap umatnya.
"Liriknya menceritakan bagaimana kita sadar bahwa beliau adalah yang paling peduli kepada umatnya. Di akhirat nanti, beliau yang akan menolong kita, karena beliau memang tidak ingin umatnya celaka," ujar Teguh.
Proses pengerjaan Manusia Berhati Mulia berjalan cukup lancar, meskipun tetap membutuhkan perhatian ekstra dalam setiap tahapnya.
"Dibilang lama nggak, dibilang sebentar juga nggak. Kami harus mendengarkan lagu ini berulang-ulang untuk memastikan semua elemennya sudah sesuai. Terkadang perlu revisi, dan itu memang terjadi. Tapi insya Allah, nuansa Vagetoz tetap terasa di lagu ini. Secara musikal, lagunya medium beat, tapi kesan lembutnya tetap ada," jelas Teguh.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dalam lagu ini adalah melodinya. Teguh menegaskan setiap bagian lagu dibuat dengan pertimbangan matang agar bisa menyatu dengan makna liriknya.
"Melodi benar-benar kami pikirkan. Kami ingin melodi ini bisa menggambarkan perasaan yang terkandung dalam liriknya," tambahnya.
Selain itu, Vagetoz juga memberikan sentuhan aransemen yang sedikit bernuansa Timur Tengah, meskipun tidak terlalu dominan.
Hal ini dilakukan untuk memberikan nuansa yang berbeda namun tetap selaras dengan karakter lagu religi yang mereka ciptakan.
Salah satu bagian lirik yang menurut Teguh sangat berkesan adalah di bagian yang berbunyi "Bahkan menjelang nafas terakhirnya, Beliau masih memikirkan umatnya."
Ia berharap bagian ini bisa menjadi benang merah dalam lagu dan memberikan pesan yang mendalam bagi para pendengar.
Sebagai band yang rutin merilis lagu religi setiap Ramadan, Vagetoz berharap Manusia Berhati Mulia dapat memberi inspirasi positif bagi pendengarnya.
"Setiap lagu pasti berbeda, tidak akan 100% mirip. Kami berharap lagu ini bisa memberikan hal yang positif dan menginspirasi banyak orang untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW," tutup Teguh. (Z-1)
RiSing dirancang sebagai jembatan antara penikmat musik dan pelaku industri yang saling menguntungkan dengan menghadirkan layanan profesional berkaraoke di rumah yang praktis dan legal.
Setelah sukses mencatatkan ratusan ribu stream di Spotify dengan lagu-lagu bertema dinamika hubungan, Nanda Prima merilis single bertajuk Memori Satu Atap.
Lindee Cremona merilis single terbaru berjudul Yang Masih Bisa Berdoa, sebuah lagu yang menghadirkan kedalaman emosi yang matang.
Proses penggarapan Nothing Blooms at Midnight terbilang unik karena adanya pergeseran peran di balik layar Lucien Sunmoon.
Dalam I Always Knew, Shye membedah sebuah kesadaran pahit tentang hubungan manusia.
Penampilan George Harliono kali ini terasa istimewa karena ia akan menjadi penampil utama dalam konser perdana Jakarta Metropolitan Orchestra.
Setelah sukses mencatatkan ratusan ribu stream di Spotify dengan lagu-lagu bertema dinamika hubungan, Nanda Prima merilis single bertajuk Memori Satu Atap.
Lindee Cremona merilis single terbaru berjudul Yang Masih Bisa Berdoa, sebuah lagu yang menghadirkan kedalaman emosi yang matang.
Dalam I Always Knew, Shye membedah sebuah kesadaran pahit tentang hubungan manusia.
Single Perfect menjadi pembuka jalan menuju peluncuran EP terbaru BALLISTIK BOYZ, BEAT, yang dijadwalkan menyusul pada April mendatang.
Single Si Bungsu ini menjadi pembuka bagi mini album Sambadha, Ruang Ruang Sandar, yang dijadwalkan rilis pada 10 April 2026 mendatang.
Lewat New Religion, Bebe Rexha melakukan transformasi artistik dengan membawa ruh dari lagu elektronik legendaris Insomnia milik grup Faithless yang dirilis pada 1995.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved