Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik Wijaya 80, yang digawangi Erikson Jayanto, Ardhito Pramono, dan Hezky Joe, menghadirkan extended play (EP) terbaru mereka berjudul Perjumpaan.
Album ini menjadi sebuah bentuk dari perjalanan emosi universal yang dirasakan manusia, baik itu jatuh cinta, rindu, patah hati, hingga ambisi duniawi dan dikemas dalam musik penuh nostalgia bergenre retro-pop.
"Kami menamai album ini Perjumpaan karena semua kisah dalam hidup baik suka maupun duka selalu dimulai dengan sebuah perjumpaan. Album ini juga menjadi momen perjumpaan kami bertiga sebagai Wijaya 80 dan perkenalan kami kepada para pendengar," ungkap personel Wijaya 80, Erikson Jayanto, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/3).
Beragam emosi yang awam dirasakan dalam suatu hubungan romansa itu dituangkan Erikson bersama teman-temannya dalam enam lagu yakni Seharusnya Aku, Terakhir Kali, Pemain Lama, Jangan Datang Lagi, Kenikmatan Sesaat, dan Masih Ada Kamu.
Masih Ada Kamu terpilih menjadi focus track dan puncak melodi Wijaya 80 membahas sebuah harapan dalam hubungan asmara.
Pendengar akan diajak menyusuri lorong waktu menuju suasana khas 80-an lewat aransemen yang romantis dan melankolis, tetapi tetap modern dengan sentuhan eksplorasi instrumen retro dan vokal khas para personel Wijaya 80.
Perjumpaan menjadi jawaban atas kerinduan pendengar senior akan musik era 80-an, sekaligus menawarkan warna baru yang segar untuk generasi muda.
Sebenarnya, Wijaya 80 sempat menggelar pertunjukan untuk mengenalkan lagu-lagu ini di perayaan hari kasih sayang, beberapa pekan lalu.
Pertunjukan itu digambarkan sebagai momen spesial bagi penikmatnya merasakan langsung perjalanan emosi yang dituangkan dalam seluruh album Perjumpaan.
Kini EP Perjumpaan sudah bisa dinikmati oleh lebih banyak penikmat musik karena telah tersedia di semua platform streaming musik digital yang ada di Indonesia. (Ant/Z-1)
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Secara musikalitas, Ricecooker tidak membatasi diri pada satu genre tertentu. Namun, pengaruh musik era 80-an terasa sangat kental.
Album Britpop, yang dirilis pekan lalu, menjadi album ke-16 dalam karier solo Robbie Williams yang berhasil memuncaki tangga lagu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved