Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
HOUSE of Protection, proyek duo yang terdiri dari Aric Improta dan Stephen Harrison, baru saja mengumumkan EP kedua mereka, Outrun You All, akan dirilis pada 23 Mei mendatang.
Dirilis melalui Red Bull Records, mereka membuka proyek baru ini dengan single pertama mereka, Afterlife, yang sudah tersedia di berbagai macam platform digital.
Di single terbaru itu, House of Protection kembali bekerja sama dengan sahabat sekaligus produser mereka sebelumnya Jordan Fish (mantan personil Bring Me The Horizon).
Meski lagu ini memiliki tempo yang lebih lambat dibandingkan dengan lagu sebelum-sebelumnya, mereka tidak kehilangan ciri khas energi eksplosif mereka.
Dari segi lirik yang berani hingga menambahkan lapisan elemen musik elektronik yang disandingkan dengan riff memekakkan telinga, Afterlife menjadi bukti keunikan dari House of Protection sebagai duo.
"Afterlife adalah lagu kedua yang kami bikin demonya, tepat setelah It's Supposed to Hurt. Lagu ini dimulai hanya dengan dentuman gitar dan suara cambuk. Kami langsung menyukainya," ujar House of Protection tentang proses pembuatan single ini.
Perilisan lagu ini juga disertai dengan sebuah video klip yang dibuka dengan adegan seorang dominatrix berbaju karet, yang menggiring penonton ke dalam rangkaian visual menakjubkan dan cuplikan performa mereka yang memukau.
Tahun lalu, House of Protection mencuri perhatian orang-orang dengan EP perdana mereka Galore, yang mendapat pujian dari berbagai media seperti The Guardian, Kerrang!, Revolver, dan lainnya.
Dalam waktu kurang dari setahun sebagai band baru, mereka berhasil memenuhi ekspektasi dengan menjual habis dua konser pertama mereka, mengumpulkan 10 juta stream global, serta meraih peringkat #14 di tangga Current Hard Rock Albums dan #15 di Alternative New Artist Albums versi Luminate. Mereka juga masuk daftar 'Artists to Watch 2025' versi Spotify.
House of Protection dengan cepat menjadi salah satu kolaborator paling dicari di dunia musik heavy rock tahun ini, termasuk dengan keterlibatan mereka dalam lagu Brain Dead milik band metalcore Inggris, Architects, yang akan dirilis sebagai bagian dari album terbaru mereka nanti. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved