Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRIME Video mengumumkan daftar 10 besar film dan serial internasional berbahasa non-Inggris yang paling banyak ditonton pada 2024. Dalam daftar tersebut, film Original Spanyol bergenre young adult, Culpa Tuya berhasil mencuri perhatian dunia, dan menjadi film Original Internasional paling banyak ditonton sepanjang masa di Prime Video.
Culpa Tuya merupakan sekuel dari trilogi buku Culpables karya Mercedes Ron yang menjadi bestseller, yang diluncurkan di Prime Video pada 27 Desember 2024 di 240 negara dan wilayah.
Saat perilisannya, Culpa Tuya menduduki peringkat pertama di Prime Video di lebih dari 170 negara, termasuk Spanyol, Prancis, Italia, Jerman, Brasil, Meksiko, Kolombia, Argentina, Cile, dan Kanada, peringkat 3 besar di Amerika Serikat (AS) dan Inggris, serta peringkat 10 besar di lebih dari 220 negara.
Film ini kini menjadi film atau seri Original Internasional yang paling banyak ditonton secara global di Prime Video pada masa peluncurannya, dengan 90% penonton berasal dari luar Spanyol.
Pada 2024, sejumlah tayangan Original Internasional Prime Video memecahkan rekor dengan kesuksesan global, dan mampu menetapkan standar baru untuk jumlah penonton tayangan internasional.
Tujuh negara berbeda yang termasuk dalam 10 besar tayangan Original Internasional paling banyak ditonton yang diluncurkan di 2024, menunjukkan keragaman preferensi tontonan pelanggan Prime Video.
10 Tayangan Original Internasional Berbahasa Non-Inggris di Prime Video Tahun 2024 (berdasarkan performance di luar negara asalnya):
*Peringkat diurutkan berdasarkan total jumlah penonton secara global dalam 4 minggu pertama sejak peluncuran, khusus tayangan yang dirilis pada 2024.
Genre young adult menjadi salah satu genre yang paling banyak menarik penonton dalam jumlah besar dan membangun basis penggemar.
Culpa Tuya menduduki peringkat pertama, diikuti oleh tayangan Original Jerman, Maxton Hall: The World Between Us, yang diadaptasi dari seri novel terlaris berjudul Save Me karya Mona Kasten. Drama Korea (K-drama) bertema young adult dengan dominasi penonton wanita, seperti Marry My Husband dan No Gain No Love, juga berhasil masuk ke dalam 10 besar. Generasi muda semakin sering mengonsumsi konten lintas negara, terlepas dari bahasa atau asalnya.
Tayangan Original berbahasa Spanyol terus menjadi magnet bagi penonton internasional di Prime Video.
Tayangan Original Spanyol yang masuk dalam daftar 10 besar termasuk film bertema young adult, Culpa Tuya, film aksi pasca-apokaliptik Apocalypse Z: The Beginning of the End yang diadaptasi dari trilogi buku terlaris, adaptasi seri dari trilogi buku thriller, Red Queen, serta seri Kolombia Betty La Fea, The Story Continues, yang menghadirkan kembalinya ikon "Betty".
“Ini adalah tahun bersejarah bagi Original Internasional di Prime Video seiring kami melihat semakin banyak pelanggan yang menonton tayangan internasional dari dalam maupun luar negara asal mereka,” ujar VP International Originals, Prime Video & Amazon MGM Studios James Farrell.
“Strategi Original Internasional kami dibangun atas keyakinan bahwa cerita yang apik dapat berasal dari mana saja dan dapat diterima di mana saja. Kesuksesan yang kami lihat di berbagai genre dan wilayah mendorong kami untuk terus berinvestasi dalam cerita yang diproduksi secara lokal untuk penonton lokal dan internasional.”
"Kami sangat senang melihat Culpa Tuya mendapatkan sambutan luar biasa dari penonton global dan menjadi Original Internasional yang paling banyak ditonton sepanjang masa. Saya juga sangat gembira karena kami akan terus memanjakan penggemar Culpables dengan lebih banyak konten dari trilogi ini dan karya penulis Mercedes Ron," ungkap Head of Movies & Scripted TV, Prime Video & Amazon MGM Studios María Contreras.
"Kesuksesan berkelanjutan dari Original Spanyol seperti Apocalypse Z dan Red Queen yang bergabung dengan Culpa Tuya dalam daftar 10 besar menunjukkan daya tarik universal dari storytelling yang kuat, terlepas dari bahasa atau asal negaranya."
“Kami selalu berkomitmen untuk memproduksi Original Internasional yang mampu memberikan dampak besar terutama bagi penonton di negara asalnya,” kata VP International Originals, Prime Video & Amazon MGM Studios James Farrell. “Sungguh luar biasa bahwa investasi kami dalam mengembangkan talenta, produksi, dan storytelling lokal dapat terus relevan dengan pelanggan secara lokal, dengan mencetak lebih banyak rekor penonton di negara asalnya pada 2024.” (Z-1)
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Bercinta Dengan Maut
Serial drama Korea Siren’s Kiss menyoroti kisah penuh intrik antara seorang penyelidik asuransi dan seorang perempuan misterius yang berada di pusat pusaran kematian.
Demi menghidupkan karakter utama di serial Algojo, Arya rela menghabiskan waktu selama dua bulan untuk mendalami teknik bela diri dan melakukan riset mendalam ke sisi kelam dunia jalanan.
Sejak episode perdana Shine On Me, chemistry emosional yang kuat antara keduanya menjadi daya tarik utama yang memikat penonton untuk terus mengikuti perkembangan cerita.
Serial Algojo menjadikan wilayah Jakarta Utara sebagai arena utama pertarungan moral dan fisik para karakternya.
Menyusul kesuksesan musim pertamanya, babak baru dalam kehidupan detektif Alex Cross ini dijadwalkan tayang perdana secara global pada 11 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved