Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PERAYAAN natal menjadi momen spesial bagi sejumlah masyarakat dunia, di antara mereka ada yang merayakan natal bersama keluarga, kerabat atau orang terkasih. Namun pernahkah terpikir seperti apa gambaran perayaan natal di luar angkasa.
Empat Astronaut NASA yakni Sunita Williams, Butch Wilmore, Nick Hague dan Donald Pettit membagikan perayaan natal mereka di luar angkasa. Hal itu mereka bagikan di akun sosial media X (dulu Twitter) NASA.
Kendati jauh, kemeriahan Natal tetap terasa di luar angkasa, meskipun tidak semewah perayaan di Bumi. Dalam video tetap terlihat bagaimana pohon natal berukuran kecil terhias dengan cantik, ada juga potret miniatur boneka salju yang didesain sedemikian rupa oleh keempat astronot.
"Selamat datang di stasiun luar angkasa internasional, saat kami bersiap-siap untuk liburan Natal. Ini waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama semua keluarga di stasiun luar angkasa internasional. Jadi kami akan menikmati bersama disini," ucap Williams dalam video yang diunggah NASA, Rabu (25/12).
Menjadi menarik dilihat saat Williams mencoba melempar beberapa permen natal dan semuanya terlihat melayang, menunjukan bahwa mereka benar-benar berada di luar angkasa. Tak ketinggalan mereka juga memamerkan sejumlah kado spesial natal.
Mengenakan topi khas natal, ucapan spesial pun diutarakan Nick Hague pada video tersebut. Dia mengucapkan selamat natal untuk seluruh keluarganya yang berada di bumi dan berharap mendapatkan libur natal yang bahagia.
"Anda tahu di musim Natal atau libur natal adalah tentang menghabiskan waktu bersama teman, keluarga atau orang tersayang, dan tahun ini kami tidak bisa melakukannya karena berada di orbit dan jauh dari mereka. Jadi kami hanya ingin mengucap secara tulus selamat Natal dan kami berharap anda memiliki liburan yang indah," imbuh Nick.
Nick Juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kerabat kerja yang bertugas di bumi, karena sudah mau mengorbankan hari libur natalnya dalam membantu menjalankan misi luar angkasa.
"Kami ingin mengatakan bahwa kami bukan satu-satunya yang akan menghabiskan waktu jauh dari keluarga kami di hari libur natal. Ada tim besar di bumi yang juga sedang bekerja untuk mendukung kami, dan saya ingin berterima kasih kepada mereka untuk memastikan bahwa misi ini berjalan dengan baik. Kami pun ingin mengucapkan selamat Natal kepada mereka," ungkapnya.
Untuk diketahui, Hague, Pettit, Williams, dan Wilmore merupakan bagian dari Expedition 72 yang saat ini bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Selain empat astronaut NASA, misi ini juga diikuti oleh tiga kosmonaut Rusia yaitu Aleksey Ovchinin, Ivan Vagner, dan Aleksandr Gorbunov.(M-2)
Setelah dua kali gagal, Starship SpaceX akhirnya berhasil uji terbang ke-10, menguji pelindung panas baru dan kemampuan menempatkan satelit.
Ilmuwan NASA memperkenalkan metode baru bernama StarryStarryProcess untuk mempelajari bintik bintang (starspots) melalui transit planet.
Penelitian terbaru dengan data NASA Dawn mengungkap planet kerdil Ceres kemungkinan pernah layak huni miliaran tahun lalu.
Astronot NASA menangkap fenomena langka berupa pusaran susu di Danau Van, Turki. Pusaran ini terbentuk dari gumpalan kekeruhan kalsium karbonat, bukan ledakan alga.
Ilmuwan merancang misi Persephone untuk menjelajahi Pluto dan bulan-bulannya selama 50 tahun.
Penelitian terbaru dari misi Juno NASA menemukan aurora Jupiter menghasilkan gelombang plasma unik.
Astronom temukan debu kosmik pembentuk planet di Nebula Kupu-Kupu lewat James Webb Space Telescope. Bintang mati ternyata bisa melahirkan bahan planet baru.
Peneliti dari Universitas Nagoya dan INAF mengungkap asal-usul chondrule dalam meteorit.
Para ilmuwan telah mengamati aktivitas manusia di tata surya untuk menentukan lokasi terbaik untuk mencari sinyal dari kehidupan alien.
Supernova ini diberi nama SN2021yfj, pertama kali terdeteksi pada September 2021 oleh teleskop Zwicky Transient Facility (ZTF).
Baru-baru ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble berhasil menangkap gambar sebuah bintang yang meledak menjadi supernova, baik sebelum maupun sesudah.
Pengamatan terbaru terhadap dua galaksi spiral yang tengah bertabrakan, memberikan gambaran mengenai apa yang mungkin dialami Bima Sakti dan Andromeda.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved