Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Anggi Marito membagikan tips menjaga kulit anak tetap sehat dan terhindar dari terjadinya iritasi.
"Daripada mengobati, lebih baik mencegah dulu. Jadi lebih baik kita picky (pemilih) dalam menentukan produk buat anak daripada kalau sudah kena, capek mengobatinya," kata Anggi, dikutip Kamis (19/12).
Anggi bercerita, menjadi seorang ibu di usianya yang terbilang masih muda memerlukan tenaga ekstra untuk mempelajari lebih banyak hal baru baik dari cara merawat bayi, cara menggendong, mencuci botol, dan cara memberikan ASI yang benar pada anaknya.
Hal tersebut termasuk memilih produk perawatan yang aman bagi kulit bayi.
Karena struktur kulit bayi yang belum sempurna, di usia anaknya yang menginjak lima bulan banyak permasalahan yang Anggi temukan.
Misalnya seperti kulit bayi menjadi kering, muncul bintik-bintik kecil (beruntusan) di sekitar area lipatan leher dan yang sering terjadi adalah ruam popok.
"Begitu telat ganti popok, pasti ruam," kata pelantun lagu Tak Segampang Itu.
Pemain film Agak Laen itu bahkan harus beradu pendapat dengan orangtua dan mertuanya saat disarankan untuk memakai cairan seperti minyak kelapa, yang dulu dipercaya dapat menyembuhkan ruam.
Dari pengalamannya itulah, Anggi mulai mencari produk yang aman digunakan untuk kulit bayi dan cocok untuk kulit sensitif.
"Aku buat diriku saja pemilih, apalagi untuk anakku. Jadi aku pilih produk yang lembut, gentle dan cocok buat kulit sensitif," kata perempuan kelahiran 2002 itu.
Anggi juga menghindari produk yang mengandung parfum, alkohol dan SLS yang berisiko membuat kulit anak menjadi makin kering.
Selain memilih produk yang terbuat dari bahan alami, Anggi juga memilih produk yang telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga produk dipastikan telah teruji secara klinis serta aman bagi bayi. (Ant/Z-1)
Persoalan kulit sensitif jauh lebih kompleks daripada sekadar salah memilih produk.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved