Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCIPTA lagu dan Produser Ria Prawiro merilis single baru berjudul Kali Ini yang dinyanyikan Hedi Yunus dan diedarkan via platform music digital persis pada tanggal cantik yakni 12-12-2024.
Ria memilih Hedi sebagai penyanyi sejak nada lagu itu menari-nari di kepala dan dimainkannya dengan piano.
“Semakin saya mematangkan lagu itu bersama musisi Juan Mandagie, makin terbayang Hedi yang menyanyikannya,” kata Ria di Jakarta, Kamis (12/12).
Bagi Ria, Hedi sudah dikenalnya sejak lama. “Ia pribadi yang sangat menyenangkan, selalu fun, hatinya tulus. Bersama Hedi, bisa ngobrol apa aja, termasuk menyangkut hal-hal humanis,” puji Ria tentang penyanyi Kahitna tersebut.
Khusus untuk menyanyikan Kali Ini, Ria mengakui mengirim chat ke Hedi, di tengah kesibukan persiapan perjalanan Hedi ke Chicago Maraton.
“Setelah aku kirim sampel lagu, jawaban Hedi sumringah. Dengan waktu mepet, syukur bisa mencuri waktu Hedi yang super sibuk untuk take vocal, bikin foto, dan sebagainya. Semua rencana dilancarkan Tuhan. Terima kasih Tuhan!” ungkap Ria.
Ria mengaku single Kali Ini merupakan single keempat sepanjang 2024 yang direkam dan dilepas di platform music digital.
“Kebetulan saya bersama Juan Mandagie juga bikin beberapa instrumental sih. Namun single Kali Ini merupakan yang keempat yang kami edarkan. Kurang produktif, ya?!” ujarnya terdengar seperti mengkritik diri sendiri.
Sebagai pencipta lagu sekaligus produser, Ria Prawiro mencoba membuat Kali Ini sebagai lagu dengan musik yang merupakan perpaduan antara generasinya dan generasi lebih muda.
“Seneng bisa membuat produksi ini dengan generasi jauh lebih muda. Saya mengajak Juan masuk ke era musik, saat saya seumuran dia. Dan Juan excited sekali mengerjakannya,” ungkap Ria.
Di samping melibatkan Juan Mandagie, Ria mengundang sejumlah musisi senior seperti Indro Hardjodikoro (bass), Indra Prasetyo (gitar) Rayen Sunito (drum), Ijung (trompet), Sinaga (trombone), dan Hairul (saxophone).
“Ini sekaligus bentuk kangen saya, khususnya ke Indro Hardjodikoro, idola sekaligus adik tercinta sejak masih muda,” lanjut Ria.
Bagi Hedi Yunus, single ini jadi satu-satunya lagu solo yang direkam dan dirilisnya pada 2024. Sebelumnya, pada 2023, Hedi merilis lagu Hanya Memuji (Melly Goslaw).
"Sebetulnya pada Agustus 2022, saya pernah merilis lagu solo karya Mama Ria (panggilan untuk Ria Prawiro) berjudul Cinta tak Berbatas,” ujar Hedi dalam wawancara via video.
Kalau dihitung jumlah lagu, Hedi mengaku memang kurang produktif dalam membuat rekaman.
“Mungkin karena sepanjang 2024, setiap bulan saya manggung secara solo dan bersama Kahitna bisa sampai 15-25 kali," ujar Hedi yang juga sempat berakting sebagai pemain film dalam beberapa judul, satu di antaranya adalah film Mantan Terindah (2014).
Pria kelahiran 24 Agustus 1968 yang tampak tetap awet muda ini merasa bersyukur dengan jumlah panggung yang mengontraknya. “Honornya bisa nambahin tabungan,” ungkapnya dengan tertawa lepas.
Hedi juga merasa sangat bersyukur di penghujung tahun tiba-tiba dapat tambahan pekerjaan menyanyi dan merekam lagu karya Ria Prawiro. Dengan begini, ia jadi punya catatan rekaman pada 2024, meski cuma satu.
“Lagu Kali Ini ini liriknya simple, dan gampang nempel di telinga. Musiknya up beat terinspirasi musik Incognito era 80-an. Tapi tetap ada kebaruan karena diaransemen Juan Mandagie. Pokoknya Asyik banget!” ungkap Hedi bercerita tentang lagu barunya.
Menurut Hedi, lirik Kali Ini sangat sederhana. Bercerita tentang perasaan riang kala seorang manusia jatuh cinta.
"Dan, cinta menjadikan perjalanan sehari-hari menjadi damai sekaligus sangat indah!” tutur penyanyi bernama lengkap H Hedi Suleiman itu.
Single Kali ini sudah dapat didengar di berbagai platform musik digital. “Semoga banyak yang dengar ya,” tutup Hedi Yunus. (H-2)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Pada 1996, James F Sundah bersama Titiek Puspa, bekerja sama dengan member band legendaris Scorpions, Klaus Meine dan Rudolf Schenker.
Lagu Omoide Scroll kini telah dirilis di layanan streaming sebagai singel resmi ke-67 AKB48, sementara lagu ciptaan asli Akimoto berjudul Cécile telah dihapus dari YouTube.
Dengan hook Piipapii papipo yang glitch, chorus yang penuh gula, dan produksi chaos-pop, Punks adalah sebuah uppercut sonik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved