Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Sampai Nanti, Hanna!, garapan Sutradara Agung Sentausa, siap tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Desember 2024 yang mengisahkan tentang cinta, kesempatan kedua, serta perjalanan emosional mendalam dari dua mahasiswa bernama Gani (Juan Bio One) dan Hanna (Febby Rastanti).
"Sederhananya, film ini seakan-akan dari kaca mata Gani kemudian ke Sampai Nanti, Hanna!," kata Agung Sentausa, dikutip Minggu (1/12).
Dia menambahkan, "Kemudian ketika masuk ke layer romance, ke layer coming of age, Sampai Nanti, Hanna! itu seperti bilang ke diri kita sendiri di masa depan, setiap karakternya tidak ada yang hitam-putih."
Agung menjelaskan bahwa Sampai Nanti, Hanna! membawa perspektif tentang cinta yang tertahan dan bagaimana kebebasan menjadi impian yang harus diperjuangkan.
Bersama penulis naskah Swastika Nohara dan Produser Dewi Umaya Rachman, Agung berani untuk mengangkat topik-topik yang jarang dibicarakan dalam romansa, seperti tekanan dalam hubungan, luka batin, dan keberanian untuk keluar dari masa lalu.
Febby Rastanti pun mengungkapkan perasaannya tentang film ini dengan mengatakan, "Kayaknya memang dasarnya manusia itu memiliki layer-layer yang berbeda, bedanya kalau Hanna mungkin layer-nya agak jauh."
"Misalnya, kalau di luar dia lebih lantang, lebih vokal, tapi ketika di rumah dia lebih diam dan murung," sambungnya.
Film Sampai Nanti, Hanna! menghadirkan kisah Gani, seorang mahasiswa Bandung yang sederhana dan tidak banyak bicara. Dia pun mulai tertarik pada Hanna, seorang perempuan pemberani yang selalu berpegang teguh pada pendiriannya.
Dari sana, Hanna selalu menghiasi keseharian Gani di kampus dan membuatnya merasakan cinta yang tulus, tetapi juga rumit.
Satu-satunya tempat bagi Gani untuk berani mengungkapkan perasaannya hanyalah di dalam buku jurnal miliknya.
Di sisi lain, Hanna digambarkan sebagai sosok perempuan yang mencoba meraih kebebasan. Dibebani oleh pola asuh yang mengekang sejak kecil, Hanna tumbuh dengan keinginan besar untuk lepas dari tekanan tersebut dan menentukan jalannya sendiri.
Namun, pilihannya dalam menjalani hidup justru mengantarkannya pada penderitaan yang lebih besar. Akankah cerita mereka dapat berakhir dengan bahagia?
Film Sampai Nanti, Hanna! dibintangi Juan Bio One, Febby Rastanty, Ibrahim Risyad, Meriam Bellina, Anjani Dina, dan lainnya.
Saksikan film Sampai Nanti, Hanna! di bioskop Indonesia mulai 5 Desember 2024. (Ant/Z-1)
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Film panjang perdana sutradara Tumpal Tampubolon, Crocodile Tears, akhirnya dijadwalkan menyapa penonton Indonesia mulai 7 Mei 2026.
Film Ikatan Darah yang disutradarai oleh Sidharta Tata ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 30 April 2026.
Akses terhadap hiburan berkualitas masih menjadi tantangan di Indonesia. Data menunjukkan hanya sekitar 21,7% penduduk yang memiliki akses langsung ke bioskop.
Kehadiran cuplikan film The Devil Wears Prada 2 di YouTube pada Senin (2/2) langsung memicu antusiasme global, meraup hingga 4,2 juta penayangan hanya dalam waktu 13 jam pertama.
FILM Sunda Emperor merilis cuplikan perdana dan mengumumkan jajaran pemain, menghadirkan kisah yang dekat dengan budaya Sunda, itu adalah karya perdana rumah produksi Sapawave Films
Secara naratif, film Return to Silent Hill akan berpusat pada tokoh bernama James. Hidup James seolah berhenti berputar sejak ia kehilangan cinta sejatinya, Mary.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved