Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
HIROEN (dibaca heroine) adalah unit rock alternatif-emo terbaru yang digawangi tiga sosok dari skena musik indie lokal, Erien (Keep Me Awake), Tio (Matair), dan Satria (Moccatune).
Hiroen hadir dari pertemuan-pertemuan santai mereka yang sebelumnya sekadar diisi obrolan dan catching up. Berangkat dari keinginan untuk tetap produktif, mereka pun memutuskan, "Daripada cuma nongkrong, ya sekalian ngeband aja," ujar Satria, dengan ide yang langsung disambut antusias oleh rekan-rekannya.
Setelah melalui proses kreatif bersama, Hiroen akan merilis single debut bertajuk Someday, sebuah lagu yang menyuarakan keresahan seorang yang terjebak dalam overthinking.
Track ini menyorot sisi emosional seseorang yang tertekan oleh hidupnya, takut akan kehilangan segala hal, waktu, pekerjaan, hubungan, hingga masa depan.
Someday adalah bagian pertama dari EP yang dijadwalkan rilis tahun depan, menjadi awal dari perjalanan mereka yang sudah lama dinantikan.
Ditulis oleh Satria dan Bagas Saka, Someday digarap secara intens di Sooberty Studio, kemudian di-mix oleh Rio Christian di Antares Record, dan di-master oleh Masdito Bachtiar dari Mojiken Studio.
Meski minimalis dalam produksi, setiap elemen dipersiapkan matang untuk menyampaikan suasana emosional yang mendalam.
Sebenarnya, Erien, Tio, dan Satria sudah sempat ingin membentuk proyek sampingan pada 2018 dengan nama Serein. Dua demo bahkan sempat direkam, namun momentum yang kurang pas membuat proyek tersebut tersimpan rapat di arsip musik pribadi mereka.
"Memang, dari awal, kita kenal karena sama-sama ngeband. Dulu udah sempat rencana bikin Serein, tapi ya namanya hidup, siapa yang bisa nebak?" tutur Tio. "Akhirnya demo-demo itu kita keep dulu aja."
Dengan kesibukan pekerjaan 9-to-5, Hiroen memilih untuk fokus pada perilisan lagu ketimbang tampil di panggung untuk sementara waktu.
Dengan jadwal yang cukup ketat, mereka berkomitmen mengerjakan materi baru di sela waktu luang yang ada, tanpa ekspektasi muluk namun dengan dedikasi yang kuat.
"Kita semua kerja 9-5, jadi memang susah buat sering ketemu. Tapi ya kita sepakat buat ketemu tiap minggu untuk ngerjain demo," ungkap Erien. "Selebihnya kita serahkan saja sama yang di atas."
Someday dirilis pada hari ini, Jumat (15/11) di Spotify, Apple Music, dan platform musik lainnya. (Z-1)
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Ide pembuatan remix ini bermula saat Winky Wiryawan menyiapkan set khusus untuk penampilannya di festival PestaPora.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Ajang penghargaan musik internasional terbesar di Jepang, Music Awards Japan (MAJ) 2026, siap digelar untuk tahun kedua pada Sabtu, 13 Juni 2026.
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved