Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DI 2024, rapper Matter Mos membuktikan produktivitasnya dengan merilis single terbaru yang ia beri judul Talisman.
Menjadi rilisan ke-4 dalam kurun waktu satu tahun, rapper yang bernaung di bawah label Pon Your Tone ini mengaku banyak terinspirasi dari pengalamannya tinggal di Ubud, Bali selama 6 bulan.
“Lagu ini banyak banget diambil inspirasinya waktu gue tinggal di Ubud. Di sana, gue banyak lihat dan ketemu orang-orang hippies yang percaya dengan obat penyembuh atau tabib alias talisman ini,” ungkapnya.
Secara tema, lagu Talisman ini banyak memuat verse atau bait yang mengandung makna ganda.
“Gue punya ambisi untuk membuat lagu hip hop yang as surrealistic as possible. Di tiap verse ada makna ganda yang gue harap para pendengar bisa nangkep dan interpretasiin sendiri menurut versi mereka,” imbuh Matter Mos.
Dibandingkan tiga lagu yang telah ia rilis sebelumnya yang bertemakan pencarian, lingkungan, hingga politik, Talisman menjadi ajang Matter Mos untuk bersantai sejenak dengan lirik jenaka namun tetap penuh makna.
“Di sini, gue bener-bener carefree dan bebas mengeksplorasi lirik yang nyeleneh dan belum pernah kepikiran sebelumnya, tapi kalau secara makna, sebenernya arti di dalam lagu ini cukup berat,” ujar rapper bernama asli Fadhil tersebut.
Ia mencontohkan lirik ‘no fret macam Rhoma’ yang bisa diartikan secara harfiah dari bahasa Inggris jadi ‘jangan khawatir’ atau juga bisa mengacu pada gitar ikonik dari Rhoma Irama yang tidak memiliki fret.
Selain itu, sang raja dangdut ini juga terkenal lewat lagunya ‘Santai’ yang kembali lagi bisa mengacu pada kata ‘no fret’.
Dua atau lebih makna pada lirik-lirik ini menjadi senjata Matter Mos untuk meramu lagu hiphop yang easy-listening, namun jika didengarkan secara seksama sarat akan referensi yang memotivasi.
Lirik ‘talisman on my fist’ ia jabarkan bisa berarti apapun itu yang menyembuhkanmu atau memotivasimu, ada di genggamanmu.
“Masa depan itu ada di tangan lo, so kurang lebih itulah jiwa dari lagu ini,” kata musisi asal Jakarta ini.
Track ini membutuhkan waktu 2 tahun lebih dalam proses pembuatannya, mulai dari sampling dan beat-making, penulisan lirik, recording, hingga mixing dan mastering.
Di 2022, Matter Mos menemukan sample yang menjadi dasar dari lagu Talisman ini. Dari situ, beat-nya semakin berkembang dan bertambah banyak dengan potongan-potongan sampling dari beberapa lagu serta instrumen lain yang memberikan atmosfer Timur Tengah dengan perpaduan gendang dan rebana yang rancak di lagu ini.
“Setelah lagu ini kelar di proses recording, gue kasih ke Mardial buat rapihin. Next, setelahnya ada bantuan dari Greybox juga buat moles lagu ini jadi seperti yang kita nikmatin sekarang,” cerita Matter Mos tentang produksi lagu terbarunya tersebut.
Single tersebut akan jadi rangkaian dari karya Matter Mos yang akan dirangkum jadi sebuah album yang akan dirilis di tahun depan.
Lebih lanjut, sang rapper memiliki visi untuk menggabungkan cuplikan-cuplikan dari keempat rilisannya di tahun ini menjadi benang merah yang padu untuk albumnya nanti.
Selain itu, Matter Mos dan Pon Your Tone juga berencana merilis video klip Talisman yang sudah dirilis pada 8 November 2024. (Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved