Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH produksi Starvision telah merilis poster resmi dan dua OST atau original soundtrack untuk film drama religi terbaru, Cinta Dalam Ikhlas, yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 28 November 2024.
Dalam keterangan resmi, Senin (28/10), film Cinta Dalam Ikhlas diadaptasi dari novel terlaris karya Abay Adhitya, yang terinspirasi oleh kisah nyata dengan sang istri, Nia Agustini.
Film tersebut disutradarai Fajar Bustomi dan naskahnya ditulis oleh Oka Aurora.
Film Cinta Dalam Ikhlas berkisah tentang pertemuan Athar (Abun Sungkar) dengan Ara (Adhisty Zara) yang membuat diri mereka menjadi lebih baik. Sayangnya, saat itu keduanya masih terlalu muda hingga harus mengejar mimpi masing-masing.
Mereka pun berpisah untuk memantaskan diri dan belajar untuk saling mengikhlaskan.
Suatu hari, Athar bertemu dengan Zein (Omar Daniel) yang menjadi sahabat sekaligus mentornya saat kuliah dan mengenalkannya dengan Salsabila (Zoe Abbas Jackson) serta Tari (Maizura).
Tidak disangka, pertemuan tersebut menjadi salah satu ujian bagi hubungan Ara dan Athar. Akankah mereka dapat kembali bersama?
Selain merilis poster, Starvision juga merilis dua Original Soundtrack untuk film tersebut bertajuk Mengikhlaskan Hati, yang dinyanyikan oleh Abun Sungkar, dan Mencintai Kehilangan, yang dinyanyikan Abun Sungkar bersama Adhisty Zara.
Kini, lagu Mengikhlaskan Hati dan Mencintai Kehilangan sudah dapat didengar di berbagai platform streaming musik, antara lain Spotify, Apple Music, Deezer, Amazon Music, Tidal, dan YouTube Music.
Sementara video lirik Mengikhlaskan Hati sudah dapat dilihat di kanal YouTube Starvisionplus. (Ant/Z-1)
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Kampiun merupakan salah satu nomor unggulan dari album debut Rimba yang bertajuk Technicolor Meeting. Album tersebut sebelumnya telah dilepas ke pasaran pada 14 November 2025.
Mengusung genre Dark Pop, Suatu Hari Kamu Akan Mengerti yang dibawakan Ardi, etna Rasti dirancang untuk memberikan nuansa emosional yang kelam, intim, sekaligus penuh ketegangan.
Lagu Tidurlah, Nak dari Bonita dan Adoi menjadi salah satu soundtrack (OST) film Bara dan Hutan Rahasia produksi High Angle Picture.
Mengejar Restu menghadirkan kisah tentang kekuatan dan keteguhan hati seorang perempuan dalam menghadapi konflik, pilihan hidup, serta realitas yang kerap tak mudah dijalani.
Dengan energi yang kuat dan kedalaman emosinya, Hoko menandai babak baru yang kuat dalam evolusi artistik Tomonari Sora.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved