Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Joko Anwar mengumumkan film ke-11-nya, Pengepungan di Bukit Duri yang diproduksi Come and See Pictures dan Amazon MGM Studios. Film tersebut akan tayang pada 2025.
Pengepungan di Bukit Duri mengambil latar tahun 2027, ketika situasi di Indonesia bergejolak. Menggambarkan kondisi masyarakat berada di ambang kehancuran, dipicu oleh diskriminasi dan kebencian rasial. Di tengah semua itu, muncul Edwin (diperankan Morgan Oey), guru pengganti di SMA Duri yang dikhususkan untuk para siswa bermasalah. Situasi semakin rumit, Edwin menghadapi pertarungan untuk bertahan hidup ketika sekolah tempatnya mengajar mendadak berubah menjadi ajang pertarungan hidup dan mati.
Film ini dibintangi oleh Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Pitrashata Malasan, Endy Arfian, Fatih Unru, Satine Zaneta, Dewa Dayana, Florian Rutters, Faris Fadjar Munggaran, Sandy Pradana, Farandika, Raihan Khan, Sheila Kusnadi, Millo Taslim, dan Bima Azriel.
“Angka 11 merupakan angka spesial bagi saya. Karena melambangkan sesuatu sangat equal dan signifikan, angka 1 dan 1, artinya kembali ke 1, ke awal. Sejak perjalanan dari 2005, kini saya menghadirkan bukan hanya sesuatu yang baru tapi lebih urgen dan penting bagi kita sebagai orang Indonesia untuk menyuarakan sesuatu,” kata Joko Anwar saat konferensi pers pengumuman film panjang ke-11nya, Pengepungan di Bukit Duri di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (21/10).
Kolaborasi Amazon MGM Studios bersama Come and See Pictures juga menandai pertama kalinya studio Hollywood itu bekerja sama dengan rumah produksi asal Asia Tenggara untuk rilisan bioskop. Skenario film ini telah ditulis Joko sejak 2007. Namun butuh 17 tahun untuk akhirnya Joko memproduksinya, pada 2024.
“Film ini membawa tema yang universal dengan sudut pandang lokal dan bisa menjadi tontonan yang menarik bagi penonton internasional. Film kami, Siksa Kubur tahun ini berhasil meraih 4 juta penonton di bioskop dan mendapat 17 nominasi FFI 2024, merupakan film yang paling banyak mendapat nominasi tahun ini. Sejak film pertamanya, Janji Joni, Joko Anwar sudah mentahbiskan dirinya sebagai sineas yang mampu menciptakan film-film yang tidak hanya berhasil mendapat penghargaan di dalam dan luar negeri tapi juga berhasil menempati peringkat atas di box office,” kata produser Pengepungan di Bukit Duri Tia Hasibuan.
Joko menambahkan, film yang memiliki judul internasional The Siege at Thorn High ini akan membawa relevansi dengan yang dialami oleh warga internasional. Meski disampaikan dengan sudut pandang Indonesia, tetapi Joko yakin penonton global juga akan sangat merasa dekat dengan filmnya.
“Perbedaan sudah menjadi sumber perpecahan di manapun. Saya ingin menyuarakan yang relevan dan penting untuk penonton,” tambah Joko. (M-4)
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Selama Berlinale, yang berlangsung dari 13 hingga 22 Februari 2026, film Ghost In The Cell dijadwalkan naik layar sebanyak empat kali.
FILM karya Joko Anwar, Ghost in the Cell mendapat sambutan yang meriah saat penayangan perdana (world premiere) di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Mamdani menegaskan tekadnya untuk memastikan New York menjadi kota yang aman, inklusif, dan tegas dalam menentang segala bentuk diskriminasi.
Ia juga menjelaskan skor penilaian HAM dibagi dalam empat kategori yakni 41-60 rendah, 61-70 cukup, 71-80 tinggi, dan 81-100 sangat tinggi.
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
Ketua Garda Indonesia, Igun Wicaksono menekankan solidaritas profesi dan meminta kebijakan yang tidak menyingkirkan pengemudi semata karena status kependudukan.
Dalam sesi temu media, Dian berbagi pengalaman pribadinya tentang bagaimana ia terus berkarya dan berani memulai hal baru meski telah menginjak usia 40 tahun.
1 dari 2 orang di dunia memiliki sikap ageist, yaitu prasangka, stereotip, atau diskriminasi terhadap seseorang berdasarkan usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved