Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Zohran Mamdani Tegaskan Perlawanan terhadap Islamofobia di New York

Budi Ernanto
24/12/2025 22:28
Zohran Mamdani Tegaskan Perlawanan terhadap Islamofobia di New York
Zohran Mamdani (kanan).(AFP/SPENCER PLATT )

WALI Kota terpilih New York City, Zohran Mamdani, menegaskan komitmennya untuk secara berkelanjutan melawan Islamofobia dan rasisme terhadap warga Palestina saat mulai menjalankan tugasnya pada pekan depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mamdani di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terkait maraknya ujaran kebencian dan intimidasi di ruang digital yang menyasar komunitas Muslim dan Palestina di Amerika Serikat. Situasi ini semakin menguat setelah munculnya sejumlah insiden kekerasan yang kemudian memicu spekulasi serta teori konspirasi di media sosial.

“Sebagai Wali Kota, saya akan menjadikan tugas saya untuk menjaga, melindungi, dan merayakan seluruh warga New York, serta melawan Islamofobia dan rasisme anti-Palestina di setiap sudut kota,” kata Mamdani pada Selasa malam waktu setempat.

Ucapan tersebut disampaikan Mamdani saat menceritakan pengalamannya berdialog dengan seorang mahasiswa asal Palestina yang menjadi korban perundungan daring dan menerima ancaman pembunuhan.

Melalui platform media sosial X, Mamdani mengungkapkan bahwa mahasiswa bernama Mustapha Kharbouch dari Brown University menjadi sasaran serangan setelah fotonya mengenakan keffiyeh tersebar luas di internet.

Menurut Mamdani, beredarnya foto tersebut memicu rentetan komentar bermuatan kebencian yang mencerminkan praktik Islamofobia dan rasisme anti-Palestina.

Ia menambahkan bahwa identitas Palestina Kharbouch dijadikan dalih untuk melakukan doxing, yakni penyebaran data pribadi secara daring, disertai ancaman serius terhadap keselamatannya.

Mamdani menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai kebebasan serta keberagaman yang selama ini dijunjung tinggi oleh New York.

Dalam percakapan telepon mereka, Kharbouch juga menceritakan minat akademiknya pada bidang hubungan internasional dan antropologi, pengalaman magang musim panas di New York City, serta rencananya mempertimbangkan studi doktoral di masa depan.

Mamdani menilai kisah tersebut sebagai cerminan semangat generasi muda yang ingin berkontribusi positif bagi kota.

“Saya mengatakan kepada Mustapha bahwa kami akan dengan senang hati menyambutnya kembali di New York City,” ujar Mamdani, yang mencatatkan diri sebagai wali kota Muslim pertama yang terpilih memimpin kota tersebut.

Mamdani dijadwalkan resmi dilantik pada 1 Januari, bertepatan dengan peringatan Hari Tahun Baru.

Ia kembali menegaskan tekadnya untuk memastikan New York menjadi kota yang aman, inklusif, dan tegas dalam menentang segala bentuk diskriminasi. (Ant/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik