Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Ambil Sumpah dengan Al-Qur’an, Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

Akmal Fauzi
01/1/2026 14:19
Ambil Sumpah dengan Al-Qur’an, Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York
Wali Kota New York Zohran Mamdani(AFP/SPENCER PLATT)

ZOHRAN Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City dengan mengucapkan sumpah jabatan menggunakan Al-Qur’an dalam sebuah upacara yang digelar pada Rabu (31/12) malam waktu setempat, menjelang Tahun Baru 2026.

Pengambilan sumpah tersebut menandai tonggak sejarah baru, menjadikan Mamdani sebagai Wali Kota New York City pertama yang berasal dari kalangan Muslim sekaligus keturunan Asia Selatan.

Upacara pelantikan berlangsung di stasiun kereta bawah tanah City Hall yang telah lama ditutup. Stasiun tertua di New York City itu dibangun pada 1904 dan berhenti beroperasi sejak 1945.

Sumpah jabatan Mamdani dipimpin Jaksa Agung New York, Letitia James, dengan didampingi anggota keluarganya, termasuk sang istri, Rama Duwaji.

Setelah pelantikan tertutup tersebut, Mamdani dijadwalkan mengikuti upacara terbuka pada Kamis sore waktu setempat. Acara itu akan dipimpin Senator Amerika Serikat dari negara bagian Vermont, Bernie Sanders.

Berdasarkan laporan media Amerika Serikat, terdapat dua Al-Qur’an yang digunakan dalam prosesi pelantikan. Salah satunya merupakan milik kakek Mamdani, sementara Al-Qur’an lainnya milik penulis dan sejarawan kulit hitam terkemuka, Arturo Schomburg, yang dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York.

Pada usia 34 tahun, Mamdani juga mencatat sejarah sebagai Wali Kota New York City pertama yang lahir di Afrika. Ia lahir di Uganda dari orang tua berdarah India.

Mamdani memenangi pemilihan wali kota New York City pada 4 November lalu, dengan mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo serta kandidat Partai Republik, Curtis Sliwa. Kemenangan ini dipandang sebagai pencapaian penting bagi kelompok progresif di tubuh Partai Demokrat.

Mengusung ideologi sosialis demokrat, Mamdani selama masa kampanye menyoroti isu keterjangkauan biaya hidup dan perluasan layanan sosial. Ia berjanji menyediakan layanan bus gratis, perawatan anak, toko bahan pangan milik kota, memperluas hunian terjangkau, serta menaikkan upah minimum kota hingga 30 dolar AS pada 2030. (Ant/Anadolu/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya