Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Naura Ayu merilis singel dan musik video terbarunya yang berjudul Di Depan Mata. Karya ini menyusul singel Ternyata, yang dirilis di seluruh platform musik digital pada 27 Juni 2024 lalu.
Di single Di Depan Mata, Naura Ayu turut serta berpartisipasi dalam penulisan lirik dan semua konsep produksi yang dibantu penata musik, Ronald Steven. Pengalaman itu merupakan hal yang baru baginya, sejak ia mulai merintis karier sebagai penyanyi cilik.
“Aku seneng sih bisa kerja sama dengan Mas Ronald Steven, karena Aku jadi bisa fokus banget dan bisa ikutan nulis lagu. Karena, aku sebelumnya kurang percaya diri banget dalam menulis lagu,” ujar Naura saat ditemui langsung. Selasa (24/9).
Baca juga : Yusi Anada Donasikan Penjualan Single Palestina untuk Warga Jalur Gaza
“Ini jadi fresh start (awal yang baru) untuk aku, karena aku bisa brainstorming (bertukar pikiran) langsung dengan Mas Ronald dan membantu merubah cerita aku menjadi sebuah lagu,” tuturnya
Naura juga menceritakan bahwa singel Di Depan Mata ini menceritakan tentang kisah romansa pribadi yang dialaminya dengan sang kekasih yang bernama Fadi Alaydrus. Bermula dari sekadar hubungan sahabat dengan Fadi Alaydrus, seiring jalannya waktu tumbuh menjadi perasaan cinta.
Penyanyi berusia 19 tahun itu berharap, dalam karya terbarunya ini bisa menjadi sesuatu yang fresh dan dapat diterima khalayak luas.
Baca juga : Tiara Andini Ucapkan Selamat untuk Single Baru Ziva Magnolya
Di lagu Di Depan Mata, Naura ingin menyajikan musik bernuansa ‘Up-Beat’ melawan tren saat ini yang didominasi oleh lagu galau bernuansa musik slow.
Rilisan karya terbaru Naura Ayu ini juga menjadi pembeda, karena tidak hanya dirilis dalam bentuk audio saja, namun juga dikemas melalui musik video yang diperankan langsung oleh Naura dan diproduseri oleh Kamga Mo untuk pertama kalinya.
“Kak Kamga baik, aku seneng banget atas saran-saran yang dia kasih. Karena menurut aku itu kekinian dan Naura banget. Dia tipe orang yang selalu mau bikin aku berkontribusi langsung dalam rekaman video musik Di Depan Mata,” kata Naura
Baca juga : Dipha Barus Berkolaborasi dengan Ciara Rilis Single Remix Goodies 2024
“Seru dan bahagia banget, walaupun video klipnya dibuat 24 jam kayak mau hajatan. Ini jadi pengalaman baru buat aku karena sebelumnya video clip aku di studio terus. Kita syuting di dua lokasi, yang pertama di Restoran daerah Senopati dan di Depok,” tambahnya
Proyek single Di Depan Mata Naura dibantu oleh Kamga Mo sebagai Vocal Producer, Dimas Pradipta dalam mastering, Rayendra Sunito dalam sesi proses mixing, dan Mecko Kaunang sebagai pengisi suara gitar. Produksi ini dibawah naungan label Trinity Optima Production.
Dalam sesi pertemuan itu, pihak manajemen Naura juga menyampaikan bahwa tahun depan, akan ada karya selanjutnya yang lebih menarik lagi dalam rangka menyambut umur Naura yang akan segera menginjak umur 20 tahun.
Single Naura Ayu yang berjudul Di Depan Mata sudah dapat didengarkan langsung melalui platform musik digital dan dapat diakses melalui YouTube bila ingin menyaksikan musik video karya terbarunya. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved