Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU hari sebelum Abadi dirilis, Ziva Magnolya menyanyikan lagu itu di depan para penggemarnya secara exclusive di acara HUT Oppal Now Fest 2024. Ziva bahkan menayangkan video klip sebelum video itu dirilis ke publik.
Kemudian, Tiara Andini hadir di atas panggung memberikan kejutan manis kepada Ziva serta dukungan dan ucapan yang merupakan bentuk support Tiara kepada sahabatnya dalam rangka perilisan single terbaru ini.
"Selamat ya buat Ziva! Semoga kalian menikmati terus-terusan, karena ini lagunya berarti banget buat Ziva, karena lagu ini bener-bener dari hati banget ya dan dia nulis sendiri," ujar Tiara.
Baca juga : Ziva Magnolya Bicara Cinta Selamanya di Single Abadi
Ini memang bukan pertama bagi Ziva Magnolya terlibat dalam penulisan lagunya. Beberapa lagu telah diciptakan secara langsung, di antaranya Munafik dan Bahagia?.
MI/HO--Tiara Andini ketika memberi ucapan selamat kepada Ziva Magnolya atas single barunyaIni juga sebagai penanda bahwa Ziva tidak hanya mampu dalam mengolah vokal, namun juga potensial dalam menciptakan karya lewat tangan dinginnya langsung.
"Lagu Abadi itu merupakan ungkapan keindahan berkomitmen pada orang yang dicintai dan menghargai momen-momen spesial bersama. Menggali gagasan tentang cinta yang bertahan seiring waktu, menangkap keinginan untuk membuat hubungan bertahan selamanya," kata Ziva tentang cerita di balik lagu Abadi.
Ziva berharap dari lagu ini, pendengar kembali teringat bahwa kita pun bisa jatuh cinta berkali-kali seperti pada saat pertama kalinya, walaupun hubungannya sudah lama.
Abadi sudah tersedia di digital streaming platform favorit kalian. (Z-1)
Ia menilai, tindakan tersebut mungkin muncul karena rasa antusias atau gemas dari para penggemar, namun hal itu tetap tidak dapat dibenarkan
Konser “Laleilmanino & Friends” di Istora Senayan sukses terjual 6.000 tiket. Tiara Andini, Isyana, BCL, hingga JKT48 tampil memeriahkan momen satu dekade Laleilmanino.
Album Edelweiss dari Tiara Andini menyajikan delapan lagu yang kaya akan emosi dan perasaan dan mengajak pendengarnya untuk dapat menikmati cerita baik kesedihan, patah hati, maupun romansa.
Lagu balada pop, Dengar, dari Tiara Andini menggambarkan perasaan orang yang selalu dituntut untuk sempurna dan memenuhi ekspektasi orang lain.
Tiara Andini menyebut album Edelweiss menjadi spesial baginya karena dalam prosesnya ia memiliki keterlibatan yang lebih banyak dibandingkan album pertama.
Lagu Adu Bola Mata dari Tiara Andini cocok untuk menemani kesibukan sehari-hari dan mampu membuat pendengarnya menjadi bersemangat dan bergembira.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved