Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND alternatif dengan gaya musik multigenre, Single Season, kembali dengan single terbaru mereka. Memadukan pop-rock khas Amerika dengan sentuhan jazz dan progresi akor ala Jepang, Single Season berhasil menciptakan musik yang unik. Lirik mereka yang berani namun jujur tentang patah hati, memungkinkan pendengar merasakan emosi tanpa terlalu terjebak dalam melankolia.
Single Season mulai dikenal di kancah indie setelah mencapai posisi #1 di chart indie radio lokal pada 2010. Sejak itu, mereka sering diundang untuk tampil di berbagai showcase lokal. Penggemar setia mereka telah lama meminta agar lagu-lagu band ini dirilis di platform streaming digital.
Pada 2024, Single Season telah merilis dua single, Teman Biasa dan Hanya Menyayangi. Kini, mereka siap meluncurkan single ketiga berjudul Dari Hati pada hari ini, Jumat (13/9).
Baca juga : Single Season Rilis Single Teman Biasa
Lagu ini bercerita tentang kejujuran perasaan yang muncul dari hati terdalam. Liriknya menggambarkan perjalanan emosi ketika seseorang berusaha menghadapi kenyataan cinta yang rumit, namun memilih untuk mengungkapkan kenyataan bahwa hubungan nya harus diakhiri dan tidak akan pernah kembali lagi.
Dari Hati adalah sebuah pengingat bahwa ketika sudah tidak mencinta lagi ungkapkan dengan segera walau tidak selalu mudah.
Single ini adalah bagian dari rangkaian lima lagu yang akan dirilis hingga November 2024. Setiap single membawa cerita berkelanjutan, dan melalui musiknya, Single Season bertujuan untuk memperkenalkan karya-karya mereka sebelum merilis album penuh yang dijadwalkan untuk tahun depan.
Dengan suara yang khas dan lirik penuh makna, Single Season terus memperkuat posisinya di dunia musik indie. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved