Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah persiapan perayaan 10 tahun label rekaman yang didirikannya, Juni Records, Raisa saat ini juga sedang sibuk persiapan menjelang tur solonya di Jepang pada September 2024.
Nantinya, Raisa akan manggung di 13 titik di Jepang. Dalam tur kali ini, Raisa hanya akan ditemani oleh sang manajer dan ko-pendiri Juni Records, Adryanto Pratono (Boim). Sementara para musisi yang mengiringi konsernya semuanya adalah musisi Jepang.
“Betul, bulan depan aku akan tur di Jepang. Dimulai dari Yokohama. Akan ada beberapa titik, bisa dalam satu kota itu ada dua show. Ada yang satu kota satu show. Aku senang karena kemarin habis ke Tokyo, dan ketemu orang-orang di sana yang sudah enggak sabar menantikan konser aku di Jepang dan mereka sudah beli tiketnya,” papar Raisa saat konferensi pers menjelang perayaan 10 tahun Juni Records, Juni Day X, di Berkala Coffee, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa, (20/8).
Baca juga : Eksplorasi Musikal Bernuansa Etnik bersama Manusia Aksara
Raisa pun merasa senang bisa membawakan lagu-lagunya di Jepang. Ini sekaligus menjadi loncatan baru dalam kariernya, bekerja sama dengan musisi profesional asal Jepang yang dikenal dengan disiplinnya.
Raisa merasa bisa belajar banyak dari kultur industri pertunjukan dan hiburan di Jepang. Selain itu, kesempatan ini juga menjadi penyegaran di luar zona nyamannya.
Adyanto Pranoto menambahkan, tawaran tur Jepang Raisa sebenarnya sudah ada sejak 1,5 tahun silam. Namun, ketika itu Boim, sapaannya, merasa semua harus dipersiapkan secara matang.
“Kami merasa seperti kembali ke 12 tahun lalu. Pergi tur panjang, kurang lebih sebulan, dan yang berangkat hanya gue dan Yaya (Raisa). Semua timnya dari Jepang. Ini menjadi kesepakatan kami untuk push limit, bekerja dengan orang baru lagi,” kata Boim. (M-4)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
ANGGOTA DPR RI Puti Guntur Soekarno Putri menyebut nilai-nilai Pancasila telah lama diadopsi oleh masyarakat Jepang menjadi filosofi dan standar moral.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved