Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Rizky Febian menceritakan kisahnya membangun label rekaman RFAS Music, yang dia didirikan pada 2020 bersama manajernya Rahul Tamara.
"Aku masih ingat yang masih terkenang sampai sekarang itu adalah transisi aku dari label sebelumnya terus berusaha untuk membuat sebuah
label sendiri dengan notabene-nya kita tidak ada basic untuk membuat sebuah label," kata Rizky, dikutip Senin (5/8).
Tanpa berbekal pengalaman di bidang produksi dan penerbitan musik, Rizky dan Rahul berusaha keras merintis RFAS Music mulai dari mempelajari sendiri cara menerbitkan lagu hingga memperkenalkan label rekaman itu ke industri.
Baca juga : Sensasional, Oslo Ibrahim dan Rizky Febian Meriahkan BNI Java Jazz On The Move
"Menurut aku, itu adalah fase di mana saat itu wah akhirnya selama 4,5 tahun aku ga pernah ngerasain hal seperti itu dan akhirnya bisa merasakan bener-bener berusaha untuk ngerangkak dari nol," ujar Rizky.
Usahanya itu bukan tanpa halangan, Rizky mengaku pernah merasa hampir menyerah setelah ibundanya meninggal dunia.
Seiring berjalannya waktu, anak komedian Sule itu kembali mendapatkan semangat untuk membesarkan label rekaman rintisannya sampai membuahkan sebuah proyek trilogi bertajuk Garis Cinta, yang meliputi lagu Cuek, Makna Cinta, dan Mantra Cinta.
Baca juga : Tandai 10 Tahun Berkarya, Rizky Febian Gelar Tur Musik di 10 Kota di Indonesia
Setelah 10 tahun berkarya di industri musik Indonesia, Rizky mengaku tidak menyangka bisa mencapai titik ini. Bahkan dirinya mengaku tidak akan menyadari sudah sejauh apa langkahnya apabila tidak diingatkan oleh manajemen.
"Rahul as a manajer bilang kalau ternyata aku sudah 10 tahun, mungkin aku ga nyadar karena sejauh ini aku bener-bener enjoy dengan dunia yang aku jalanin bukan karena terpatok ini menjadi sebuah kerjaan buat aku, tapi karena aku memang cinta di dunia ini," papar Rizky.
Menurutnya, pencapaian yang telah diraihnya sejauh ini di dunia musik tidak terlepas dari dukungan orang-orang terdekat, keluarga, dan para penggemarnya.
Baca juga : RINI Rilis Single Matter To You
"Jadi alhamdullilah tidak menyangka bisa 10 tahun berkarya yang dulunya cuma bermimpi jadi penyanyi solo doang, ga pernah menyangka
bisa sejauh ini," ucapnya.
Untuk merayakan 10 tahun berkarya, Rizky akan menggelar rangkaian konser tur bertajuk Perjalanan 10 Tahun Rizky Febian di 10 kota.
Tur yang digelar bersama promotor Katarsis Live ini akan dimulai di Bogor pada 29 September, kemudian singgah di Yogyakarta pada 13 Oktober, Garut pada 20 Oktober, Surabaya pada 26 Oktober, dan Bandung pada 23 November 2024.
Lima kota lain yang akan disambangi Rizky Febian akan diumumkan selanjutnya, dan Jakarta dipastikan akan menjadi kota penutup tur ini pada 2025. (Ant/Z-1)
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved