Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BELLA Nova kembali hadir dengan karya terbarunya, sebuah lagu berjudul Cinta 24 Jam.
Lagu ini terasa cukup istimewa karena diciptakan almarhum Don Kinol, komposer yang telah meninggalkan banyak sekali warisan musik yang tidak ternilai.
Menurut Bella, sebelum Don Kinol berpulang, ia sudah menyiapkan beberapa lagu untuknya. Dan dari beberapa materi yang ditawarkan, Bella langsung merasa jatuh cinta dengan lagu Cinta 24 Jam ini.
Baca juga : Batas Senja Rilis Single Mungkin Belum Sekarang
"Pada saat dengerin lagu ini, aku langsung klik aja. Feelingnya lebih dekat di lagu ini sih," ujar Bella.
Baca juga : Heartwire Rilis Single Baru Bernuansa Post-Metal/Post-Punk
Lagu ini menjadi pilihan utamanya karena ada kedekatan emosional yang terasa saat pertama kali mendengarkannya.
Lagu Cinta 24 Jam sendiri menceritakan tentang seseorang yang mulai berubah sikap karena kesibukan, jarang memberi kabar, dan terlihat seperti ada yang lain dalam hidupnya.
"Biasalah namanya cinta, manis di awal doang," kata Bella, menggambarkan cerita dalam lagu ini.
Baca juga : Single Baru Gabriel Prince Terinspirasi dari Kisah Pribadi
Tema ini dirasa sangat relevan dengan banyak hubungan percintaan yang sering kali hanya manis di awal. Bella mengungkapkan dirinya juga pernah mengalami hal serupa dalam hubungan percintaannya.
"Sejauh ini alhamdulillah. Pernah sih aku ngerasain yang sama. Kayaknya semua percintaan itu ibaratnya permen karet, manis di awal aja," ungkapnya.
Proses rekaman Cinta 24 Jam sebenarnya berjalan cukup lancar. Namun tidak adanya sosok Don Kinol membuat segalanya terasa hampa.
Baca juga : BiancaDimas Rilis Single Manusia Paling Menyebalkan
"Biasanya ditemani komposernya langsung kan. Jadi lebih diarahkan. Sekarang dia sudah ga ada, kayak lebih kurang aja penjiwaannya," jelas Bella.
Tidak adanya Don Kinol membuat Bella merasa sulit menyesuaikan tempo dari lagu ini. Namun secara keseluruhan proses menyanyi berjalan tanpa hambatan berarti.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Bella adalah saat syuting video klip.
"Tiduran di rumput pas syuting video klipnya. Kan belum tidur, bukannya nemuin kasur malah di rumput adegannya," kata Bella sambil tertawa.
Tidak hanya itu, Bella juga dihadapkan dengan satu adegan yang cukup menantang. Yaitu saat dirinya diharuskan untuk menangis. Bella mengaku mengenang masa-masa bersama ibunya untuk bisa menghayati adegan tersebut.
Bella juga memiliki pesan penting dari lagu ini. Ia berharap pendengar bisa belajar untuk tidak mengalami cinta yang hanya manis di awal.
"Kalau hubungan itu jangan manis di awal aja. Harusnya kan makin lama makin baik. Kalau ada yang mengalami seperti di lagu ini, pesannya tinggalin," tegas Bella.
"Pokoknya semoga bisa booming. Banyak yang nonton. Soundnya bisa viral," sambungnya. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved