Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TEREZA Fahlevi, kreator berbakat yang dikenal melalui cover-cover lagu di YouTube, berhasil tampil memukau di panggung spektakuler YouTube Music Night pada 15 Juni 2024 di ICE BSD.
Acara ini rutin diadakan YouTube Music dan kali ini berkolaborasi dengan Indonesia Anime Con, mengusung tema musik Jepang yang menarik perhatian banyak penonton.
Tereza Fahlevi konsisten membagikan cover lagu di YouTube dan juga menghasilkan beberapa lagu original.
Baca juga : Ini Tren Tontonan Anak Selama Satu Tahun Terakhir
Salah satu cover paling populer yang ia bawakan adalah "Hati Yang Kau Sakiti" oleh Rossa, yang telah ditonton lebih dari 32 juta kali.
Baca juga : Alan kembali dengan Karya Baru dalam EP Jepang
Keunikan Tereza adalah kemampuannya untuk mengubah lagu-lagu Indonesia menjadi versi berbahasa Jepang. Contoh yang menarik adalah lagu Rungkad, yang aslinya bergenre dangdut, namun diubah menjadi versi pop dalam bahasa Jepang dan telah ditonton lebih dari 100 ribu kali.
Meskipun YouTube adalah platform bebas berkarya, Tereza selalu memastikan bahwa setiap karyanya dilakukan dengan profesional. Hampir semua cover yang ia lakukan telah mendapatkan lisensi sesuai ketentuan yang berlaku, berkat kerjasamanya dengan Cover Clearance, platform yang menjembatani kebutuhan produser cover dan kewajiban mereka kepada penulis lagu.
Di YouTube Music Night, Tereza membawakan lagu Moshimo Mata Itsuka (Mungkin Nanti)" oleh Noah (versi Jepang) dan Rungkad oleh Vicky Prasetyo (versi Jepang). Kedua penampilan ini tentunya telah mendapatkan lisensi dan izin dari pencipta lagunya.
Dedikasi dan kreativitas Tereza Fahlevi terus menginspirasi banyak orang, dan partisipasinya di YouTube Music Night adalah bukti nyata dari bakat dan kerja kerasnya.
YouTube Music Night juga bekerja sama dengan Cover Clearance. Tampil di YouTube Music Night merupakan apresiasi yang diberikan Cover Clearance atas konsistensi dan perkembangan dari Produser Cover yang berasal dari Aceh satu ini. (Z-1)
YouTube Music mulai membatasi akses lirik lagu untuk pengguna akun gratis. Perubahan besar ini menarik perhatian media teknologi dan pengguna di seluruh dunia.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
YouTube bukan sekadar aplikasi menonton video, tapi platform lengkap untuk hiburan, edukasi, dan kreasi konten.
Akademi Film umumkan YouTube sebagai pemegang hak siar eksklusif Piala Oscar mulai 2029 hingga 2033.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved