Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH merilis single One Bad Day, akhir Mei lalu, Pamungkas kini melepas single kedua berjudul New Feeling dari album kelimanya, Hardcore Romance, yang akan dirilis Agustus mendatang.
New Feeling adalah perjalanan Pamungkas yang kompleks dalam menyelami perasaan-perasaan dirinya sebagai individu yang utuh, yang juga mengalami apa-apa yang dia alami. Kehilangan, kekecewaan, trauma, jatuh cinta, patah hati, dan segala kemungkinan yang terjadi dalam hidup. Perasaan itu membawa kita pada pendewasaan diri dan akhirnya menjadi lebih legawa dalam menyikapi apa yang terjadi, baik atau buruk.
“Ketika gue akhirnya memaafkan dan belajar melawan trauma dan ketakutan, gue sekarang lebih ke ‘ya sudah’ kalau memang itu terjadi. Somehow muncul kesadaran bahwa enggak semuanya harus diselesaikan saat masalah itu terjadi dan ini membuat gue lebih kaya hati. Dan mulai dari situ, gue banyak koleksi perasaan-perasaan baru,” papar Pamungkas.
Baca juga : Single One Bad Day Jadi Pembuka Album Baru Pamungkas
Salah satu fragmen menarik yang turut menjadi bagian penting dari lahirnya lagu ini adalah bagaimana Pamungkas menelusuri kembali trauma dalam dirinya.
Baca juga : Penyanyi Cilik Etenia Rilis Single Kedua Semua Rasa
Dia menemukan bahwa trauma yang kerap meneror kehidupannya saat dewasa justru berasal dari rasa kehilangan dan penyesalannya sewaktu kecil, saat kucing kesayangannya mati tertabrak kendaraan.
”Betapa panjang ternyata pengalaman gue dengan trauma kehilangan. Ketika SD kucing gue mati ditabrak. Hal itu ternyata sangat berpengaruh ke bagaimana gue hidup. Karena, gue mencurahkan kasih sayang yang tulus kepada si kucing ini lalu ketika itu mati, gue menjadi takut. Lalu gue mengunci ‘ruangan’ (perasaan) ini dan meninggalkannya. Mencoba keras untuk melupakan dan membuat ruangan baru yaitu musik,” ungkap Pamungkas.
Peristiwa kelam itu menjadi kotak hitam yang terproyeksi dalam tiap perasaan-perasaan sedih yang terjadi pada Pamungkas dewasa. Pada akhirnya, Pamungkas memilih untuk berdamai dengan perasaan itu, berusaha lepas dari belenggu trauma dan memberi kesempatan pada perasaan-perasaan baru.
Baca juga : Drive Bicara Soal Perihnya Ditinggal Kekasih di Lagu Ironi
“Single New Feeling tentang pendewasaan, ada let go, ada accepting-nya juga, ada was-was juga,” ujar Pamungkas.
Dari segi aransemen, lagu ballad ini membawa nuansa yang saling berkelindan antara trauma, kehilangan, sekaligus harapan yang muncul dari “perasaan yang baru.”
Pamungkas kembali bereksperimen dengan Stratocaster - yang digunakan sebagai pondasi utama musik dalam album Hardcore Romance. Eksplorasi ini memperdengarkan sosok Pamungkas sebagai gitaris dengan pengaruh blues dan rock alternatif yang cukup kuat.
“Mungkin ini juga salah satu track yang gue pengin bilang Pamungkas masih seperti yang kalian kenal. Karena dalam single One Bad Day lumayan mengagetkan untuk beberapa orang. Di New Feeling ada sisi-sisi Walk The Talk, Flying Solo, feel-nya. Dari approach cara bernyanyi, tipe beat-nya, beat drum-nya,” jelas Pamungkas.
New Feeling sudah dapat didengar di berbagai digital streaming platform mulai 27 Juni 2024. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved