Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ETENIA Croft, penyanyi cilik berbakat yang mengharumkan nama Indonesia hingga kancah internasional, kembali memanjakan penggemarnya dengan merilis lagu terbaru berjudul Semua Rasa pada pertengahan 2024 ini. Tahun 2024 tampaknya menjadi tahun debut luar biasa bagi Etenia Croft.
Setelah sukses menarik banyak perhatian publik di awal tahun dengan lagu berjudul Sahabat, Etenia Croft kembali menunjukkan eksistensinya sebagai penyanyi anak dengan merilis single lagu kedua Semua Rasa.
Etenia Croft, yang kini berusia 11 tahun dan duduk di kelas 5 SD ini, memantapkan langkahnya sebagai penyanyi cilik dengan merilis single kedua ini. Lagu Semua Rasa menghadirkan nuansa berbeda dari lagu pertamanya, tetapi tetap diwarnai dengan musik pop jenaka dan ceria.
Pada lagu ke 2 ini, Etenia ingin menyampaikan pesan positif melalui setiap kalimat pada lirik lagu yang dinyanyikannya.
Baca juga : Debut di Kancah Musik Tanah Air, Rhea Asmara Rilis Single Perdana Berjudul 'Glue'
"Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus yakin dan percaya pada diri sendiri, pantang menyerah, selalu bersemangat dan berusaha," ujar Etenia.
Lirik lagu Semua Rasa yang begitu mudah diingat dan diiringi musik indah serta suara merdu Etenia, membuat lagu ini easy listening dan bisa dinikmati semua kalangan usia.
Kesuksesan Etenia tak lepas dari tangan dingin sang vocal director dan composer, Marvel Marlon, yang juga guru vokalnya. Marvel Marlon. Marvel yang sebelumnya mengantarkan Quinn Salman, penyanyi cilik yang viral dengan lagu Tiba-tiba serta meraih AMI Awards selama 3 tahun berutut-turut untuk kategori lagu anak-anak, kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam mengolah potensi Etenia untuk melangkah lebih jauh dalam berkarya.
Baca juga : Di Konser Gelora, Solois Dere Rilis Video Musik Tumbang
"Aku berharap lagu keduaku berjudul Semua Rasa bisa memotivasi, jadi penyemangat buat teman-teman semua, karena dalam setiap usaha terbaik kita sekalipun, mungkin kita bisa menemui kegagalan."
"Tapi jangan khawatir sesuai lirik lagu ku ini, Ayo lawan semua rasa takut dan ragu. Hilangkan semua rasa kecewa. Tak perlu bersedih. Tunjukkanlah kepada dunia. Kita bisa, bila kita selalu percaya dan tak pernah lelah membuktikan kita jadi pemenang," ungkap Etenia.
Etenia menambahkan dengan bakat dan semangat luar biasa, usia bukanlah halangan untuk meraih mimpi dan semangat berkarya. Ia berharap dirinya bisa jadi inspirasi bagi banyak orang terutama anak-anak di Indonesia.
"Lagu Semua Rasa diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para semua anak-anak di Indonesia, untuk terus semangat berusaha, percaya diri dan pantang menyerah, terus optimis kita pasti bisa," pungkasnya. (H-2)
Etenia mengharumkan nama Indonesia pada 2023 lalu sebagai Winner dalam Asia Pacific Arts Festival 2023.
Single Kucinta Dia yang dibalut musik medium to up tempo bersuasana riang diciptakan Theja Fatasena, dengan musik digarap Cak Syarief
Dibesarkan dalam dua budaya yang berbeda, Jerman dan Indonesia, membuat Rhea memiliki pemahaman yang mendalam tentang musik dari berbagai belahan dunia.
Felicia Angelica menggelar Grand Launching Single di Pause and Play kawasan Pantai Indah Kapuk,Jakarta Utara (Jakut), pada Minggu, 6 Januari 2024.
Aulia Rahman kini namanya sedang ramai sampai di negara tetangga yaitu Malaysia. Penyanyi yang lahir dan besar di Samarinda, Kalimantan Timur, ini memiliki suara yang sangat indah.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved