Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Aldi Handaling menyapa para penikmat musik Indonesia lewat single anyar berjudul Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali. Karya ini, menjadi tembang kedua dari EP miliknya yang mendatang.
Aldi Handaling mengatakan lirik lagu terbarunya ini berisi curahan hatinya tentang betapa lelahnya hidup dan menjalani segala cobaan di dunia, mulai dari cobaan paling mudah hingga yang tersulit.
"Namun, di lagu ini, saya berjanji sesulit apapun cobaannya, akan tetap dijalani," ucap Aldi Handaling dalam keterangan tertulis.
Baca juga : Pawsicles Rilis Single Debut Orange tentang Perasaan yang tidak Terungkap
Meski tidak ada inspirasi yang spesifik secara konsep untuk lagu ini, Aldi mengakui penulisan lirik yang banyak menggunakan kata-kata kiasan dilakukan usai mendengarkan beberapa lagu dari Nadin Amizah dan Sal Priadi yang menggunakan formula yang sama.
Baca juga : Kofi Rilis Single We Don't Make Sense
Berbeda dengan Nadin dan Sal, Aldi mengaku masih belajar dalam memilih kata-kata kiasan dan membuat isi lirik tersebut menjadi lebih tertata secara bahasa Indonesia yang baku.
"Saya terinspirasi dari lagu Sal Priadi yang berjudul Mesra-mesraannya Kecil-kecilan Dulu. Melodi dan lirik harmonis dan melankolis namun menggugah semangat dan jiwa untuk melaju di kenyataan dan realita, tampak dengan jelas untuk lagu Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali," kata Aldi.
Berbagai macam instrumen seperti gitar, bass, electric piano, dan synth untuk melengkapi dan mengatur suasana alunan lagu, hadir di single ini.
Baca juga : Neriah Akhiri Era Sad Girl Lewat Single First Time
Dari verse pertama, chorus hingga verse kedua lagu ini, tipe aransemen lagu ini mengarah ke lo-fi dan laidback untuk menggambarkan kelelahan yang dialami oleh Aldi.
Di penghujung verse kedua dan memasuki chorus terakhir, lagu ini mengalami beat switch menjadi double time, mengarah ke aliran rock untuk merepresentasikan kekesalan dan kefrustrasian sang penulis lagu.
Penyanyi bernama lengkap Mutialdi Handaling ini mengatakan, tema lirik dalam lagu ini ia yakini banyak yang pernah mengalaminya, termasuk perasaan lelah dengan segala jenis tanggung jawab dan perlu istirahat dari segala hal.
Baca juga : House of Protection Rilis Single Learn To Forget
"Tapi, lagu ini bisa jadi 911-mu di kala sedih, dan juga butuh semangat untuk menjalani hidup. Lewat lagu ini, saya berpesan kepada semua orang untuk jangan menyerah dalam menjalani apa yang sudah dijalankan. Let it pass, and let it flow," tutur Aldi Handaling.
Perilisan lagu baru Aldi Handaling ini, merupakan hasil kolaborasi dengan maniasonic, serta Sekar Astiari dan Tabitha Atmodjo yang duduk di kursi produser
Saat ini, single Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali milik Aldi Handaling sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved