Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PENYANYI Nadine Fatiana akan menginjak usia dewasa muda yakni 17 tahun. Dia pun menyambut usia barunya itu dengan merilis lagu Limits pada Juni 2024.
Dara yang telah menekuni dunia musik sejak berusia 15 tahun tersebut memang sengaja melepas karya barunya bertepatan dengan hari ulang tahun yang jatuh pada 3 Juni.
Banyak mengangkat tema tentang pertemanan, cinta pertama, hingga observasinya terhadap lingkungan sekitar di karya terdahulu, Limits justru berisikan penggambaran bahkan sindiran tentang watak seorang Nadine.
Baca juga : Slchld Rilis Single Care
“Inspirasinya berkaca dari aku sendiri. Lagu ini kan memang menceritakan tentang watak aku, bahkan aku ngerasa lagu ini agak nyindir diri aku sendiri. Harapannya sih, dengan lagu ini aku inget biar jadi orang yang lebih pedulian,” ungkap musisi yang tengah mengenyam pendidikan di MAN 2 Kota Malang itu.
Baca juga : Sambut Usia Baru, Nadhif Basalamah Rilis Single Sesuatu
Dibalut musik R&B yang soulful, Nadine kembali menggandeng Mahatamtama dari Coldiac yang berperan sebagai sesama komposer dan produser untuk single terbarunya.
Visualisasi dari cover single Limits diwakili oleh foto kue ulang tahun sang musisi yang berbentuk bulat dengan hiasan kelopak mawar yang mulai merekah yang mewakili fase hidup baru yang mulai membuncah.
Nadine sendiri tidak memungkiri bahwa ia mendapat banyak pelajaran di karier bermusiknya yang masih tergolong dini.
Baca juga : Metronomy Rilis Single Contact High
Dari segi penulisan lirik, ia berharap lagu-lagu kedepannya bisa semakin mewakili pribadinya yang bertambah dewasa. Seperti yang tertuang dalam Limits yang berbicara tentang tekadnya,
Nadine juga menjelaskan bahwa impiannya dalam berkarya adalah konsistensi.
“Dalam bermusik aku nggak menargetkan sesuatu tapi mengambil experience sebanyak-banyaknya dan yang penting tetap konsisten,” kata Nadine.
Nadine pun tidak sabar menyambut usia barunya dengan berharap bisa mengenal serta bekerja sama dengan musisi dan produser-produser lain. Ia tidak ragu menyebutkan bahwa fase dewasa muda ini siap ia hadapi dengan lebih banyak menulis dan membuat komposisi lagu.
Nadine juga membuka kesempatan seluas-luasnya untuk tampil di berbagai panggung secara live untuk mengasah kemampuannya sebagai musisi. (Z-1)
Pada dasarnya, album Duara, In The Moment, bicara tentang persepsi waktu — bagaimana ia bisa meregang, berulang, dan menggantung di luar kendali kita.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Ikang Fawzi menyoroti permasalahan pembagian royalti yang menurutnya belum bisa dikatakan adil karena terlalu banyak ke LMK.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Musik video yang megah ini hadir dengan konsep Korean looks, memperlihatkan Ryans Rayel yang tampil memukau diiringi dengan 12 penari profesional.
Menyajikan perpaduan multigenre yang mencakup pop, R&B, dan alternatif khas Devin, EP Blue Skies dari Devin Kennedy hadir dengan focus track All Because I Love Someone.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Musik video yang megah ini hadir dengan konsep Korean looks, memperlihatkan Ryans Rayel yang tampil memukau diiringi dengan 12 penari profesional.
Menyajikan perpaduan multigenre yang mencakup pop, R&B, dan alternatif khas Devin, EP Blue Skies dari Devin Kennedy hadir dengan focus track All Because I Love Someone.
Mengusung sound dengan bass drop khas dubstep, Ciko mengaku banyak terinspirasi dari genre yang ia geluti dahulu yakni post-hardcore dan death metal.
Bernuansa dream-pop dan shoegaze, Shed dari Shye membahas tentang kesedihan masa lalu yang tidak bisa kita ubah.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved