Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
QAHLA, rapper asal Tangerang Selatan, merilis lagu baru berjudul Jam Karet.
Dikemas dalam genre hip-hop/rap, Jam Karet memadukan lirik dengan instrumen yang bernuansa komedi.
Lagu ini bisa dinikmati melalui berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube, dan sebagainya..
Baca juga : LØLØ Rilis Single U & The Tin Man
Bernama asli Badar Muhammad Al Haq, nama panggung Qahla diambil dari nama belakang Al Haq yang diputar balik.
Baca juga : Sambut Lebaran, Bangkutaman Rilis Single Religi 'Manusia Dalam Tanda Tanya'
Dalam bermusik, Qahla terinspirasi dari Eminem, 8Ball, Fade2Black, Eckoshow, dan Laze
"Lagu Jam Karet muncul dari keresahan saya dan banyak orang lain yang sering kali harus menunggu teman yang suka ngaret. Saya berharap lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga bisa menjadi cermin bagi mereka yang suka mengulur waktu tanpa memperhatikan orang lain," kata Qahla tentang lagu tersebut.
Dalam pembuatan musik, Qahla suka memasukkan instrument unik seperti menggunakan suara detak jam sebagai hihat, atau menggunakan efek suara unik seperti suara anjing menyalak dan suara per.
Dalam pembuatan lirik, Qahla suka memasukkan permainan kata (wordplay) seperti dalam lirik “gak lagi bunting tapi lo telat,” kata telat bisa berarti terlambat atau berhubungan dengan kehamilan.
Proses pembuatan video klip dilakukan sendiri oleh Qahla mulai dari menyiapkan set greenscreen, setting kamera, pencahayaan, hingga proses editing dengan meminjam alat dari teman sekantornya. (RO/Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Dari segi aransemen, Tak Insecure Lagi dari Qahla dan Ice Farah menampilkan ciri khas Hipdut dengan beat trap sederhana, alunan suling, serta ritme koplo yang mengalir santai.
Lagu Sirkel Toxic merupakan lagu yang tercipta karena saya dan Ecko Show melihat fenomena banyaknya sirkel di lingkungan pekerjaan dan pertemanan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved