Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Livi Ciananta sempat mengalami cedera ringan saat syuting film aksi perdananya, Bonnie, salah satunya memar akibat pukulan pemain lain karena banyaknya adegan bela diri yang harus dilakoninya di film itu.
"Kena tonjok ada. Ada scene yang aku kena tonjok pas di bagian bawah mataku ini, itu sungguhan bengkak dan bukan efek make up," kata Livi, saat ditemui kala penayangan perdana film Bonnie di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (26/2).
Beruntung, adegan syuting tersebut sudah hampir selesai dilakukan, sehingga tidak terlalu mengganggu proses syuting secara keseluruhan dan Livi segera mendapat pertolongan pertama.
Baca juga : Livi Ciananta Lakukan Debut di Film Bonnie
Tidak hanya Livi, pemain lainnya pun sempat mengalami cedera ringan saat proses syuting berlangsung.
Baca juga : Karakter Sambara di Bonnie, Pegang Peran Penting Namun Mati di Awal Film
"Itu (terkena pukulan) adalah pertama kalinya accident yang terjadi padaku, itu pengalaman berharga bagiku. Kalau kata orang-orang, 'Yah Liv lu baru kena sekali', sebenarnya aku sudah sering mengenai (tidak sengaja memukul) pemain lain," katanya.
Film Bonnie menceritakan kisah heroik seorang gadis SMA yang bertekad untuk menegakkan keadilan. Tidak heran jika hampir sebagian besar adegan di film ini menampilkan perkelahian intens yang cukup menegangkan.
Meski begitu, Livi mengaku tidak kapok untuk bermain film bergenre serupa. Baginya, bermain di film aksi menjadi kesenangan tersendiri dan film perdananya ini membuat Livi ingin berakting di film lainnya.
Baca juga : Film Bonnie Janjikan Adegan Laga yang Memukau
"Untuk bermain film segala genre sangat ingin. Aku kebetulan suka banget menekuni keaktoran ini karena ini yang aku pengen
ternyata," kata Livi.
Dia melanjutkan, "Aku mengambil action ini sebenarnya nggak pikir panjang. Kalau memang aku ingin menjadi aktor, ini kesempatan yang tidak bisa aku tinggalkan."
Livi pun melakukan sejumlah persiapan untuk berakting di film Bonnie ini. Mulai dari latihan bela diri dan fisik selama berbulan-bulan, menaik-turunkan berat badannya, hingga menonton referensi film lain untuk memperdalam aktingnya.
"Ketika aku latihan workshop itu jadi kurus sendiri, malah aku disuruh gemukin badan lagi. Jadi, aku lebihkan porsi makanku," kata gadis berusia 25 tahun itu.
Film Bonnie dibintangi oleh Livi Ciananta, Ariyo Wahab, Nadila Ernesta, Reza Hilman, Macho Hungan, Max Metino, dan lainnya. Film Bonnie akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 29 Februari 2024. (Ant/Z-1)
Film ini menampilkan pertarungan fisik berdarah-darah. Di sisi lain, elemen drama dalam film ini juga cukup kuat, terutama terkait hubungan persaudaraan.
"Sangat ingin (film action lagi) aku kebetulan suka banget menekuni keaktoran ini, karena ternyata setelah dijalanai ini yang aku inginkan,"
Walaupun dibunuh di durasi awal, karakter Sambara tetap akan membawa pesan hingga akhir film Bonnie.
Reza Hilman menilai film Bonnie matang dalam tahap produksinya. Selain dipandu sutradara, film ini juga menggunakan action director dalam pembuatannya.
Livi harus berlatih bela diri lebih lama dari rekan-rekannya yang lain. Jika pemeran lain hanya membutuhkan waktu sebulan, Livi melatih dirinya secara intens selama tiga bulan.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved