Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ROD Stewart, penyanyi yang dikenal dengan hits seperti "Maggie May," merupakan artis terbaru yang menjual hak atas musiknya, demikian laporan The Wall Street Journal.
Menurut surat kabar tersebut, Iconic Artists Group yang dimiliki Irving Azoff berhasil mengakuisisi kepentingan Stewart dalam rekaman musik dan katalog penerbitannya, beserta beberapa hak atas namanya dan wajahnya, dengan nilai mencapai hampir US$100 juta.
Kabar penjualan ini muncul kurang dari seminggu setelah laporan mengenai kesepakatan besar yang dicapai Sony, untuk membeli setengah hak katalog rekaman dan penerbitan milik Michael Jackson dari warisannya.
Baca juga : Usher Ingin Duet Bersama Justin Timberlake
Meskipun detail transaksi tersebut masih kabur, laporan dari Billboard dan The New York Times menyebutkan bahwa kemungkinan ini adalah penilaian terbesar atas aset seorang musisi tunggal.
Menurut The Times, dengan mengutip orang-orang yang diberi informasi tentang kesepakatan itu, nilai aset Jackson mencapai US$1,2 miliar atau lebih, suatu penilaian yang menurut Billboard berarti Sony membayar setidaknya US$600 juta untuk saham tersebut.
Hak musik belakangan ini menjadi pasar yang diminati setelah sejumlah penjualan yang melibatkan nama-nama seperti Bob Dylan, Bruce Springsteen, Stevie Nicks, dan Neil Young yang menguangkan katalog musik mereka.
Baca juga : Beyonce Rilis Album Baru Act II Bulan Depan
Pasar yang terus berkembang ini mungkin mengalami penurunan sedikit, tetapi kesepakatan Stewart dan Jackson tetap menjadi indikasi bahwa permintaan terhadap hak katalog musik tetap tinggi.
Berdasarkan laporan WSJ, Iconic milik Azoff berhasil mengumpulkan lebih dari $1 miliar dalam modal baru untuk digunakan dalam akuisisi katalog musik.
Hak atas katalog musik dianggap sebagai aset yang menarik bagi investor karena dianggap memiliki nilai jangka panjang di era streaming.
Baca juga : Usher Ungkap Bintang Tamu Misterius untuk Pertunjukan Super Bowl Halftime
Pemilik hak penerbitan lagu menerima pembayaran dalam berbagai skenario, termasuk pemutaran radio dan streaming, penjualan album, serta penggunaan dalam iklan dan film. Hak rekaman mengatur reproduksi dan distribusi. (AFP/Z-3)
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved