Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Andien, menjalani tahun 2024 dengan optimis melakukan hal-hal baik dan bermanfaat. Tak lupa, ia juga bersyukur atas apa yang ia lewati selama tahun 2023. Menurut aktris kelahiran Jakarta 38 tahun silam ini apapun yang terjadi dalam hidupnya membuatnya belajar dan bertumbuh.
Dalam berbagai suka cita menyambut hari-hari baik, Andien kerap membagikan kegiatannya yang menyenangkan di akun Instagram pribadinya. Pada Minggu (11/2), Andien membagikan video dirinya tengah menyanyikan salah satu karya musik klasik yang ia sukai.
"Yue Liang Dai Biao Wo De Xin adalah salah satu karya klasik Teresa Teng favoritku. Ini adalah hadiah untuk saudara-saudaraku yang merayakan Tahun Baru Imlek. Semoga tahun ini membawa kita kemakmuran, keberuntungan, dan cinta yang besar," tulis pemilik nama lengkap Andini Aisyah Haryadi ini di akun Instagram @andienaisyah.
Baca juga : Ahli Fengshui: Tahun Naga Banyak yang Ingin Punya Anak. Ini Alasannya
"Si keturunan Kebumen + Jember yang lahir di Jakarta ini bersikeras nyanyiin lagu Mandarin-nya Teresa Teng simply because she likes it. Yang penting berusaha yaa ahahaha, semoga sukaa," lanjut anak sulung dari tiga bersaudara ini.
Tak lupa ia juga memberikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek kepada para penggemarnya. "Happy Chinese New Year 2024. Semoga di tahun Naga Kayu ini, kita semua senantiasa diberkahi banyak rejeki, keberuntungan, dan berkelimpahan dengan semua yang baik-baik. Aamiin," tuturnya.
Banyak hal yang disyukuri Andien. Menurut penyanyi yang mulai belajar bernyanyi sejak berusia tiga tahun ini, hal pahit atau hal-hal yang membuat kita meneteskan air mata adalah hal yang juga patut disyukuri. Sebab, semua hal tersebut merupakan proses bertumbuh dalam hidup.
Baca juga : Imlek 2024, Puan Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan dalam Perbedaan
"Hidup gak lepas dari tumbuh. Tapi pertumbuhannya mungkin jarang kita sadari karena dia begitu tipis dibandingkan dengan kejadian-kejadian yang kita alami sehari-hari. Rasa gak nyaman, sedih, putus asa, marah, semua emosi besar yang kita rasakan kadang menelan bulat-bulat diri kita. Tapi kita (bisa) berjeda sedikit saja dan berpikir ulang ada apa di balik setiap emosi yang dirasa ini," ujar Andien, di kanal YouTube Menjadi Manusia.
"Menurutku di sanalah harta karun tersembunyi, di sanalah pertumbuhan terjadi. Dalam ketidakpastian pasti ada rasa gak nyaman, ada rasa berdebar gak menentu menunggu apa yang akan terjadi, tapi di sinilah proses bertumbuh itu terjadi. Bertumbuh mungkin rasanya gak enak dan sakit," lanjutnya.
Lebih lanjut, penyanyi yang menjadi salah satu generasi muda penyanyi jazz wanita Indonesia ini mengatakan meski bertumbuh itu rasanya tidak menyenangkan tetapi hal tersebut penting dalam hidup. "Lukanya bakal sembuh dan kitanya bakalan tumbuh," jelas ibu dari dua anak ini.(Z-4)
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Seluruh keseruan dan daya tarik tahun baru Imlek dapat dinikmati di Novotel Tangerang. Selain menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu, terdapat atraksi Barongsai hingga Kungfu Tea Master.
MENJELANG Perayaan Imlek dan Ramadan 2026, harga sejumlah bumbu dapur di Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung (Babel), mengalami lonjakan.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Kenaikan harga di pasar tradisional terjadi pada telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, beras premium dan sayuran
komoditas yang kini menjadi perhatian utama adalah cabai. Harga cabai rawit merah tercatat Rp61.166 per kilogram atau mengalami penyesuaian kecil sekitar 0,55 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved