Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Serian Wijatno, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Agama (Memang), Nasaruddin Umar, yang menegaskan bahwa Imlek harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi etnis tapi memperkuat integrasi dan persaudaraan.
Sebelumnya, dalam pesan resminya, Menag menekankan bahwa momentum ini adalah instrumen untuk memperkuat suasana damai, penuh kebijaksanaan, serta harmoni dalam persaudaraan sesama anak bangsa.
"Apa yang disampaikan Menag sangat relevan dengan tantangan sosial saat ini. Nilai kebersamaan merupakan pondasi utama dalam menjaga keutuhan berbangsa, terutama dalam meningkatkan semangat kepedulian. Melalui persaudaraan yang kokoh, masyarakat Indonesia dapat bahu-membahu mewujudkan kemajuan bersama tanpa memandang perbedaan latar belakang," kata Serian saat dihubungi, Selasa (17/2).
Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun ini menjadi panggung penting bagi penguatan integrasi nasional. Konteks perayaan Imlek 2577 ini, memperlihatkan pergeseran positif dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
"Saat ini, perayaan tidak lagi hanya berpusat pada ritual di tempat ibadah atau keramaian mal, melainkan semakin meluas pada aksi sosial yang nyata. Banyak komunitas Tionghoa yang kini lebih memilih menyalurkan anggaran perayaan untuk bakti sosial lintas etnis dan perbaikan fasilitas umum di lingkungan sekitar," ungkapnya.
Hal itu menunjukkan bahwa nilai-nilai keberagaman telah menyatu dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.
Selain itu, kesadaran akan isu lingkungan juga mulai mewarnai perayaan Imlek tahun ini dimana masyarakat yang merayakan Imlek kini semakin peduli terhadap penggunaan bahan perayaan Imlek yang ramah lingkungan dan pengurangan limbah plastik.
Perubahan gaya hidup sosial ini sejalan dengan harapan Serian yang juga Bendahara umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) agar semangat Imlek tetap membawa harmoni yang lebih kuat dalam kehidupan nasional, sekaligus mempererat tali solidaritas di tengah kemajemukan Indonesia.
Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2025-2030, Serian berharap agar tahun baru ini membawa keberkahan bagi persatuan bangsa.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjunjung tinggi semangat Ukhuwah Wathoniyah atau persaudaraan sebangsa dan se-tanah air.
"Semoga di tahun 2577 ini membawa kedamaian, kebahagiaan, serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia" pungkasnya. (Iam/I-1)
Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Selasa (10/3), dan MUI diwakili oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, K.H. Marsudi Syuhud.
Menag Nasaruddin Umar lapor ke Presiden Prabowo terkait kesiapan Idulfitri 2026. Di Bali, malam takbiran disepakati tanpa sound system dan dibatasi hingga jam 9 malam
UNGGAHAN di media sosial menarasikan bahwa Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak benar atau hoaks
KPK nyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana jet pribadi OSO karena melapor sebelum 30 hari. Simak penjelasan hukum Pasal 12C UU Tipikor di sini.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved