Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI pendatang baru asal Jakarta, Krisna Trias, melepas EP (album mini) berjudul Prosa Liris pada 10 Maret 2023.
Sebelumnya, Krisna Trias memulai kariernya sebagai produser musik untuk musisi lain, sebut saja Tissa Biani, Vionita Sihombing, Amanda Manopo, Axl Ramanda, hingga Dul Jaelani.
Namun, sejak 2023, Krisna Trias memulai kariernya sebagai solois dan berhasil melahirkan mini album perdana yang mengandung irama puisi di dalamnya.
Baca juga : Krisna Trias Rilis EP Perdana, Prosa Liris
Dalam album tersebut, hampir semua liriknya membahas tentang cinta dan optimisme. Salah satu lagu yang paling terkenal adalah Pelipur Lara.
Baca juga : Komponis dan Pianis Trisutji Kamal Tutup Usia
Pelipur Lara berkisah tentang pertemuan seseorang dengan sosok yang jadi pelipur hatinya, ia mencurahkan seluruh perasaannya lewat lirik puitis dan alunan musik yang mengalun manis.
"Sebenarnya lagu Pelipur Lara ini, curhatan gue waktu ditinggal pacar," kata Krisna saat ditemui di kantor Media Indonesia, Jumat (2/2).
Video musik lagu itu menghadirkan Aghniny Haque sebagai bintang utama. Lagu itu pun menjadi lagu andalan dalam album Prosa Liris milik Krisna Trias. Album tersebut berisi lima lagu, yaitu Reuni, Lebur Ditelan Waktu, Kota Kecilku, Pelipur Lara, dan Saat Kau Menatapku.
Baca juga : Sepanjang Pandemi Musisi Rindu Kemeriahan Panggung
Dalam mini album tersebut, Krisna mendesain lagunya dengan unsur 70-an dengan menghadirkan berbagai genre seperti disco, folk, hingga ballad. Hal itu disebabkan karena Krisna tidak ingin dikotak-kotakkan oleh genre tertentu sebagai musisi.
"Mau nyoba semua, ga usa di kotak-kotakin, mau explore," ungkap pria berdarah Jawa tersebut
Dalam wawancara bersama Media Indonesia, Krisna Trias juga mengaku dirinya sangat ingin berkolaborasi atau berduet dengan Once.
Baca juga : Kenangan Roy BB Janis: Tokoh yang Hormati Seniornya
"Mau banget duet sama Once, soalnya gue ngefans banget sama suaranya," jelas Krisna.
Ke depannya, Krisna menuturkan akan terus bermusik dan menjadi produser, karena baginya, kedua pekerjaan tersebut adalah kesukaannya.
"Kalo nyanyi bikin gue happy, kalo jadi produser itu kan kerjaan gue buat nyari uang," kata Krisna sambil tertawa.
Baca juga : Dolly Parton Kemungkinan Tolak Medali dari Joe Biden
Untuk mendengar prosa indah dari EP Krisna Trias, Prosa Liris sudah tersedia di seluruh digital streaming platform musik dan untuk menikmati kegalauan dari pelipur lara, bisa menikmati musik video yang tayang di YouTube Aquarius Musikindo. (Z-1)
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Masih tetap setia dengan cerita cinta seperti di album mini terdahulu, Prosa Liris, Krisna Trias membalut Resah Menyiksa dengan genre city pop, yang kental dengan nuansa 70-80an.
Lewat album itu, Krisna menuangkan irama-irama puitis yang dirangkai dengan kata-kata indah. Hampir semua lirik di dalam Prosa Liris membahas tentang cinta dan optimisme.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Penyanyi cilik Chelsea Felicia kembali meramaikan industri musik anak Tanah Air dengan meluncurkan album kedua bertajuk My Precious Moments.
Secara filosofis, RANGR merupakan evolusi dari identitas sebelumnya yang bernama Ranger.
Proses penggarapan Nothing Blooms at Midnight terbilang unik karena adanya pergeseran peran di balik layar Lucien Sunmoon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved