Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Rega Poetra jadi contoh menarik yang berhasil memadukan bakat di dua bidang yang berbeda; arsitektur dan musik. Penyanyi asal Kota Bandung tersebut merilis single ke empatnya yang berjudul Aku Menangis, pada Jumat (12/1) di berbagai platform musik digital.
Kemampuan Rega Poetra untuk sukses di bidang yang berbeda menunjukkan fleksibilitas dan kreativitasnya yang luar biasa dalam menjelajahi minat serta bakat yang beragam. Sebelumnya, Rega Poetra merilis single berjudul My Lady.
Rega Poetra dalam industri arsitektur membangun perusahaan Konars Design secara fokus pada desain modern kontemporer dan futuristik. Ia membuktikan bajwa gaya dan visi arsitek dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda. Keberhasilan perusahaannya dalam mengerjakan proyek-proyek dari berbagai kalangan, termasuk artis, politis, tokoh penting, menunjukkan apresiasi terhadap visi desain yang diusungnya.
Baca juga : Nadhif Basalamah Rilis Single Tiba-Tiba Jumat Lagi
Pada lagu Aku Menangis, Rega Poetra menampilkan sisi artistiknya yang berbeda. Lirik lagu tersebut menggambarkan perasaan kecewa dan patah hati dalam sebuah hubungan, menampilkan emosi yang mendalam. Kolaborasi Rega Poetra dengan Yon DYGTA untuk aransemen, serta interpretasi vokal oleh Adjie DYGTA menambah dimensi dan kekuatan pada lagu tersebut.
Rega Poetra berharap lagu Aku Menangis dapat memberikan warna baru bagi industri musik Tanah Air. Melalui karya-karyanya, Rega Poetra menunjukkan ambisi untuk menyajikan sesuatu yang segar dan inovatif. Dalam melahirkan karya, Rega Poetra melakukan pendekatan terbuka terhadap apresiasi musik yang berbeda. Ia berkeyakinan bahwa karyanya bisa diterima oleh generasi milenial, demi menunjukkan kesadaran akan dinamika perubahan dalam selera musik dan keinginan untuk tetap relevan di tengah perubahan tersebut.
Dedikasi dan semangat untuk menginspirasi melalui karya-karyanya, merupakan potensi bagi Rega Poetra untuk jadi salah seorang penggerak penting dalam perkembangan industri musik di Tanah Air. Kreativitasnya yang tidak terbatas dalam memadukan dua dunia yang berbeda bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin mengeksplorasi lebih dari satu minat dan bakat untuk kehidupan mereka. (B-4)
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved