Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM aksi 13 Bom di Jakarta sudah tayang di bioskop-bioskop tanah air. Visinema Pictures merilis video behind the scene adegan baku tembak yang terjadi di sebuah gedung perkantoran. Dalam adegan tersebut, setidaknya ratusan orang ikut terlibat, baik cast dan kru.
Memanfaatkan area hallway, tangga, hingga loading dock di area gedung perkantoran, tembak-tembakan mengakibatkan pecahan kaca bertebaran hingga serpihan benda-benda di gedung yang terkena peluru.
Untuk mempersiapkan adegan yang disebut menjadi yang paling rumit dalam film, Visinema Pictures pun harus melakukan video board selama dua hingga tiga hari untuk memastikan posisi kamera, arah senjata, hingga blocking cast dan kru.
Baca juga: 13 Bom di Jakarta Tayang di Bioskop dan Rilis Trailer Akhir
Karakter Emil (Deputi Anti Teror ICTA) yang diperankan Ganindra Bimo, menceritakan pengalamannya dalam pengadeganan tersebut. Ia sendiri setidaknya harus membawa beban seberat 10 kilogram di badan termasuk penggunaan rompi antipeluru.
“Contohnya adegan gue dimulai turun dari mobil, stay ready, bikin barisan masuk gedung perkantoran. Adegan ini bikin budek. Penuh tembak-tembakan! Bangga banget ada di satu kesempatan yang bisa merasakan adegan itu,” kata Ganindra Bimo.
Sutradara film 13 Bom di Jakarta, Angga Dwimas Sasongko, menambahkan, adegan penyerangan menjadi salah satu adegan besar dan epic yang ada di film ini. Sehingga menurutnya sejak awal konsep pun harus sangat matang.
Baca juga: Biaya Produksi 13 Bom di Jakarta Setara Bikin Tiga Film
“Melihat pecahan kaca, debunya, sparks-nya, dengan hampir semuanya itu practical effect,” ungkap sutradara 13 Bom di Jakarta dan CEO Visinema Angga Dwimas Sasongko.
Film 13 Bom di Jakarta sudah tayang serentak mulai 28 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia. (RO/Z-1)
Film ini mengisahkan tentang seorang mantan agen elit bernama Oscar Mandalika, yang harus kembali terjun ke dunia yang pernah ia tinggalkan.
“Di akting, gue bisa dapetin peran yang gue butuhin dalam hidup, bisa jadi siapa pun. Tapi, kalau nyanyi dan bermusik, gue bisa luapkan semua emosi gue," ujar Ardhito.
Sempat sulit mengatur keseimbangan porsi bekerja dan menikmati hidup, Ardhito mengungkapkan dirinya sampai dinasehati dan diberi banyak masukan oleh teman-temannya.
Selama ini, untuk menjaga kesehatannya, Bimo banyak minum air putih dan tidak mengonsumsi minuman manis.
Ardhito Pramono berperan sebagai William, sosok anak muda pendiri perusahaan mata uang digital yang mahir di bidang teknologi.
Dalam kehidupan nyata, ternyata Ardhito sendiri pernah merasakan diteror secara personal. Ia mendapatkan pesan berisi ancaman melalui internet dari orang yang tak dikenal.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved