Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan model Victoria Beckham bercerita kerap menjadi korban perundungan dan intimidasi di sekolahnya masa kecilnya. Hal itu diungkapkan Victoria saat melakukan wawancara dengan Aliansi Anti-Penindasan dalam rangka merayakan pekan Anti-Penindasan.
“Saat tumbuh dewasa, saya sering diintimidasi di sekolah. Dan saya sering membicarakan pengalaman ini kepada anak saya,” ujarnya seperti dilansir dari Mirror UK pada Senin (13/10).
Sebagai seorang Ibu, Victoria juga mengingatkan anaknya untuk bersikap baik dan sopan kepada semua orang di sekelilingnya. Dia juga memuji putrinya sebagai perempuan yang kuat dan penuh perhatian.
Baca juga: Victoria Beckham Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama
“Saya juga sering memberi tahu (putri saya) Harper betapa pentingnya bersikap baik dan menelepon jika ada orang yang pernah ditindas, terutama jika ada yang pernah ditindas,” ungkapnya.
Mantan anggota Spice Girl itu mengungkapkan keluarganya selalu membagikan postingan manis tentang cinta mereka satu sama lain sehingga tidak menjadi masalah untuk membagikan cerita masa lalunya dan memujinya secara publik.
Baca juga: David Beckham Benci Rumah Kotor
Lewat unggahan foto, Victoria mengatakan bahwa penting bagi seorang Ibu untuk meluangkan waktu dalam rangka menemani anaknya belajar dan memuji anaknya.
“Saya sering berkata jadinya anak yang penyayang dan perhatian, dan jadilah yang terbaik di kelas,” tulis Victoria dalam unggahannya.
Dalam wawancara Pekan Anti-Penindasan itu, Victoria juga merefleksikan masa kecilnya. Dia juga berbagi wawancara serta foto putrinya. “Saya sangat bangga membesarkan putri saya yang kuat dan penuh perhatian. Seorang gadis kecil lagi sendirian di taman bermain, karena itu dulunya adalah ibunya,” jelasnya.
Menurut Victoria, penting bagi semua orang khususnya para orang dewasa untuk memberi pesan-pesan baik dan mengkampanyekan anti perundungan di lingkungan rumah dan sekolah. "#AntiBullyingWeek ini sangat penting untuk tidak diam jika seseorang sendirian atau ditindas,” jelasnya.
Dalam klip pendek yang diambil dari wawancara, Victoria jug mengungkapkan ia mengajari putrinya untuk bersikap baik kepada semua orang dan menceritakan tentang perundungan di masa lalu. (Z-3)
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Data UPT PPA DKI Jakarta menunjukkan, hingga 19 Desember 2025 terdapat 2.182 pengaduan. Kekerasan psikis menempati urutan tertinggi dengan 1.059 kasus.
Dalam aksinya, mereka sempat mendatangi sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/12).
Koalisi juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan penyelidikan secara serius. Menurut Isnur, hal itu penting untuk menjaga kredibilitas lembaga kepolisian.
RANCANGAN Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) yang tengah digodok oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendapat kritik tajam.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak meminta dibuktikan apabila ada prajurit melakukan dugaan intimidasi terhadap penulis kolom opini Detik.com.
Kristomei juga menegaskan bahwa segenap framing dan narasi sesat yang dibuat tanpa dilengkapi data/fakta kredibel, tendensius, dan tidak objektif yang bertebaran di ruang publik.
Perlu dibuktikan apakah teror tersebut benar terjadi sehingga menghindari saling tuduh dan saling curiga.
Ini menunjukkan ruang berekspresi di Indonesia semakin menyempit dan menandakan masalah dalam demokrasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved