Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BELUM berhasil mendapatkan tiket untuk tur "Eras" oleh Taylor Swift? Jangan khawatir, anda bisa menyaksikan konser tersebut dalam film yang akan dirilis pada 13 Oktober.
"Tur Eras telah menjadi pengalaman paling berarti dan membangkitkan semangat dalam hidup saya sampai saat ini, dan saya sangat gembira untuk memberi tahu Anda bahwa film ini akan segera tayang di layar lebar," ujar Swift di media sosial, Kamis (31/8).
"Pakaian ala Eras, gelang persahabatan, bernyanyi dan menari sangat dianjurkan."
Baca juga: Taylor Swift jadi Artis Wanita Pertama dengan 100 Juta Pendengar Bulanan di Spotify
Rantai bioskop besar AMC berkomitmen setiap teater mereka di seluruh Amerika Serikat akan memutar film konser ini setidaknya empat kali sehari pada Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Baca juga: Penjaga Keamanan Konser Taylor Swift Dipecat, Kenapa?
Perusahaan tersebut mengumumkan telah meningkatkan situs web dan layanan penjualan tiketnya untuk menghadapi lonjakan lalu lintas pembelian tiket, lebih dari lima kali lipat dari yang pernah dialami oleh Perusahaan sebelumnya.
"Namun, AMC juga menyadari bahwa sepertinya belum ada sistem penjualan tiket dalam sejarah yang mampu mengatasi permintaan tinggi dari para penggemar Taylor Swift," tambah pernyataan tersebut, sambil memberi peringatan pelanggan mungkin akan mengalami keterlambatan dan gangguan.
Pada awal tahun ini, penjualan tiket untuk tur yang sangat populer milik Taylor Swift mengalami kendala, sehingga menyebabkan sidang di Kongres terkait tuduhan praktik anti-persaingan dari Ticketmaster.
Sementara tiket "Eras" dijual dengan harga mencapai ribuan dolar, para penggemar akan bisa menonton film konser ini dengan harga mulai dari US$19,89 untuk dewasa, US$13,13 untuk anak-anak dan manula, belum termasuk pajak. Hingga Kamis pagi, situs web AMC menunjukkan tiket untuk akhir pekan pembukaan di area New York sudah hampir habis terjual.
Beberapa jam setelah pengumuman Swift, rilis sekuel dari klasik horor "The Exorcist" oleh Universal dimajukan seminggu untuk menghindari bentrok dengan film konser ini. "Melihat apa yang telah kau lakukan. The Exorcist: Believer dimajukan menjadi 6/10/23 #TaylorWins," tulis produser Jason Blum di X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Pada usia 33 tahun, Swift menyelesaikan bagian Tur Amerika Utara dari tur globalnya dengan empat pertunjukan di Meksiko. Swift rencananya akan melanjutkan tur di Argentina pada November, dengan rencana untuk berkeliling hingga akhir tahun 2024.
Dengan total 146 tanggal pertunjukan di stadion, diharapkan dia akan memecahkan rekor sebagai tur dengan pendapatan miliaran dolar pertama, dengan publikasi perdagangan Pollstar memperkirakan bahwa dia menjual tiket senilai sekitar US$14 juta per pertunjukan.
Tim Swift tidak melaporkan angka penjualan tiket secara resmi.
Pemegang rekor saat ini adalah Elton John, yang tur "Farewell Yellow Brick Road"-nya yang dimulai pada tahun 2018, pada akhirnya meraih pendapatan sebesar US$939 juta. (AFP/Z-3)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
ANGGOTA grup SNSD, Seohyun, segera menjajal panggung musik klasik sebagai pemain biola solo. Penampilan spesial ini dijadwalkan berlangsung dalam konser di Seoul.
MENGHABISKAN malam pergantian tahun dengan menghadiri konser musik menjadi salah satu opsi favorit untuk menutup tahun 2025.
Sejumlah konser artis Jepang di Shanghai mendadak dibatalkan, termasuk penampilan Maki Otsuki yang dihentikan di tengah lagu dan konser Ayumi Hamasaki di stadion kosong.
Malam puncak Lustrum ke-12 turut dimeriahkan oleh Wika Salim, Secondborn, dan DJ Winky Wiryawan, yang menambah euforia.
Ariana Grande mengonfirmasi tur “Eternal Sunshine” 2026 akan menghadirkan jumlah konser lebih sedikit.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved