Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Balai Pustaka mempersembahkan sebuah film horor bertajuk Kutukan Peti Mati. Film yang diadaptasi dari novel Sarcophagus Onrust, karya penulis Astryd Diana Savitri itu mengangkat kisah misteri di Pulau Onrust yang terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Unsur sejarah yang pernah terjadi di pulau itu menjadi salah satu alasan utama Balai Pustaka untuk menggarap film tersebut. Perseroan ingin menyajikan film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi masyarakat.
Kutukan Peti Mati mengisahkan mahasiswa arkeologi bernama Bramanto Putra (Aliff Alli) yang menemukan buku catatan kuno di Pulau Onrust yang telah tersimpan 300 tahun.
Baca juga: Sudah Siap Ketemu Barbie? Film Barbie Tayang Besok
Ia kemudian meminta tolong temannya, Susan Sriwati (Yoriko Angeline), untuk meneliti buku tersebut. Namun tindakan itu berujung fatal setelah Susan secara tidak sengaja membaca mantra di buku tersebut. Arwah penasaran Maria van de Velde, Jan Koenraad, dan Hasan budak pengukir batu kuburan merasuki Susan.
Kutukan Peti Mati dibintangi sejumlah aktor dan aktris kenamaan lintas generasi antara lain Yoriko Angeline, Aliff Alli Khan, Cristina Danilla, Eryck Amaral, Donny Damara, Dewi Rezer, Mathias Muchus, Eksanti, Egy Fedly, Ray Sahetapy, dan Wina Marino.
Baca juga: Mission: Impossible Puncaki Box Office
Hadirnya Kutukan Peti Mati juga menjadi bentuk pengembangan bisnis PT Balai Pustaka yang sebelumnya hanya bergelut di bidang percetakan, penerbitan dan multimedia. Kini, perusahaan pelat merah itu mulai merambah industri kreatif dengan memproduksi film, komik digital, hingga gim.
"Melalui media kreatif ini mudah-mudahan (karya sastra Indonesia) dikenal kembali oleh milenial dan anak-anak Indonesia dan mereka semakin mencintai negara Republik Indonesia," kata Direktur Utama PT Balai Pustaka, Achmad Fachrodji.
Kutukan Peti Mati akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 20 Juli mendatang.
(Ant/Z-11)
BEN Affleck, sutradara dan aktor papan atas, mengambil langkah bijak dengan tidak mendikte masa depan ketiga buah hatinya dari pernikahan dengan Jennifer Garner.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Imajinari
JACK Black menghidupkan kembali hutan hujan Amazon Brasil bersama makhluk paling buas yang menjadi mimpi buruk di dalam air, Anaconda.
Resmi merilis poster dan trailer, adapun film Bidadari Surga akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.
Film Esok Tanpa Ibu dibintangi oleh Ali Fikry, Dian Sastrowardoyo, Ringgo Agus Rahman, Aisha Nurra Datau, dan Bimasena. Di film ini, Dian memerankan karakter ibu yang mengalami koma.
Sepanjang 2025 sempat muncul kekhawatiran minat penonton akan menurun terutama karena persaingan padat dan jadwal terbatas.
Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo resmi tayang di bioskop mulai hari ini, Kamis (15/1). Di tengah maraknya film horor Indonesia dengan adegan ekstrem.
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
Kostum Buto Ijo dibuat seluruh badan (full body) dan dilapisi prostetik di hampir seluruh tubuh sang aktor.
Film horor Sinners karya Ryan Coogler menorehkan sejarah dengan memenangkan Cinematic and Box Office Achievement di Golden Globe Awards ke-83.
Produser dan penulis naskah suka membuat film dari creature-creature atau demit-demit Indonesia yang belum pernah diadaptasi ke film, seperti tuyul, lampir, dan kini buto ijo
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved