Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH tampil di Jakarta Pusat, Bogor, dan Jakarta Barat, Komunitas Anak Bermusik Independen Nusa Tenggara Timur (ANBI NTT), Sabtu (15/7) malam berhasil membuat suasana kafe East 37 Jakarta Timur meriah dengan penampilan musik yang mereka sajikan.
Bintang tamu Nerra Sasando mengatakan, dalam setiap performa dirinya di berbagai lokasi manggung ANBI, Nerra selalu mendapatkan kesan luar biasa setelah menyaksikan respon pengunjung atas kemasan musik yang ditampilkan anak-anak muda dari NTT tersebut.
"Ini kesan saya ya, ternyata respon yang nonton kita di kafe-kafe itu luar biasa, antusias sekali. Pesan kita kan ingin lagu daerah itu dinikmati seperti halnya lagu era sekarang. Jadi, kita kemas dengan berbeda agar lagu daerah itu juga punya tempat di hati para penonton," ujar Nerra, di Jakarta, Minggu (16/7).
Baca juga: Single Kedua Sezairi Sudah Ditulis 7 Tahun Lalu
Menurut Nerra, program yang tengah dijalankan ANBI NTT ini sangat bagus, terlebih untuk mengingatkan para generasi muda NTT agar selalu bersyukur atas potensi dan bakat yang dimilikinya, seperti bermusik ini.
"Suatu program yang sangat bagus bagi kami generasi muda NTT kelahiran Jakarta. Kami diingatkan untuk lebih memahami dan mencintai apa yang kami tekuni, khususnya Nera punya. Nera bangga bisa menjadi bagian sejarah ini," lanjutnya.
Penampilan di East 37, Jl Raya Mabes Hankam, Ceger, Jakarta Timur, itu merupakan aksi ke empat ANBI NTT sejak agenda roadshow to cafe dimulai pada akhir pekan Juni lalu di Kantin Kendal, Jakarta Pusat.
Baca juga: Gandeng Musisi Legendaris Mus Mujiono, Groovebox Story Rilis Memoria
Aksi ANBI NTT ini mendapat dukungan penuh dari GMT Property sebagai upaya nyata untuk turut memajukan seni, tradisi dan budaya yang dimiliki masyarakat NTT agar lebih dikenal khalayak luas, khususnya di DKI Jakarta.
"Bermusik itu adalah salah satu hal yang sangat bisa diterima oleh semua kalangan. Pesan pesan yang disampaikan dalam tradisi dan budaya akan sangat menarik jika dikemas dengan musik. Nah, spirit itu yang saya lihat ada pada kawan kawan ANBI NTT ini," kata pemilik GMT Property, Fransiscus Go.
Direktur BC Digital Music Boy Clemens itu mengungkapkan, bahwa ke depan, ANBI punya keinginan untuk mengkolaborasikan para pemusik modern dengan pemusik tradisional dari NTT.
Melihat antusiasme pengunjung, jelas Boy, pihaknya semakin tertantang untuk terus berinovasi agar musik yang dibawakan mereka semakin dinikmati banyak orang.
"Ke depan kita ingin lebih banyak lagi melibatkan talent musik untuk kolaborasi bersama ANBI. Karena kita yakin bahwa musik itu adalah cara tepat untuk mempersatukan keberagaman seni tradisi dan budaya di Indonesia. Hal itu diantaranya misi dari ANBI NTT ini," ujar Boy. (Z-1)
Nusa Tuak, grup musik yang diisi para anak muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), mengajak berpesta lewat rapsodi mereka. Membaurkan bunyi sasando bersama aransemen elektronik
Alat musik ini hampir mirip dengan kecapi dan harpa. Namun, sasando memiliki suara yang khas.
Konser Suara 1000 Sasando ini berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) atas pagelaran dengan pemain sasando terbanyak di Indonesia.
WAKIL Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi minta seluruh warga daerah itu sama-sama berjuang untuk mengembalikan hak kekayaan intelektual sasando.
PRAKIRAAN cuaca Kupang hari ini 24 Maret 2024 dilanda cuaca buruk. Oleh karena itu, aktivitas transportasi laut di wilayah Kupang terganggu di sejumlah perairan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
SEBUAH bangunan sekolah dasar (SD) di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), roboh.
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved