Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SIANTAR Rap kembali dengan mengisi original soundtrack film Kutukan Sembilan Setan, yang diproduksi PIM Pictures.
Menurut keterangan pers, yang dikutip Jumat (7/7), Siantar Rap membawakan soundtrack kali ini dengan genre rock dan hip hop alternatif dengan judul lagu Mendaki Misteri.
Kesempatan kali ini menjadi kali kedua Siantar Rap bekerja sama dengan PIM Pictures. Sebelumnya, Siantar Rap membawakan soundtrack film Pariban, yang mendulang sukses dengan 10 Juta viewers di kanal Youtube milik Awenz.
Baca juga : Citra Scholastika Isi Soundtrack Film Layangan Putus
Arwin Manurung alias Awenz menjadi penulis lirik dan aransemen lagu bersama Alfred Rey Siantar Rap Foundation dengan mengusung konsep konotatif dan choir di bagian interlude untuk menambah rasa mencekam dalam lagunya.
Baca juga : Melly Goeslaw Isi OST Film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon
"Soundtrack dalam film ini saya ciptakan berdasarkan sinopsis film Kutukan Sembilan Setan. Komposisi musik harus bersinergi dengan mood ide cerita," kata Awenz.
"Dalam project ini, genre yang saya usung adalah rock dengan sedikit penggabungan hip hop alternative, bersama Alfred Rey Siantar Rap Foundation, juga dengan adanya konsep choir di bagian interlude," sambungnya.
Di sisi lain, Produser film Kutukan Sembilan Setan, Agustinus Sitorus, menyampaikan pendapatnya bekerja sama untuk kali kedua kalinya dengan Siantar Rap untuk soundtrack film garapannya ini.
Baca juga : Gandeng Yudhi Arfani, Imajinasi Rilis Soundtrack Dalam Berpisah Kita Bersama
"Senang sekali bisa bekerja sama dengan Siantar Rap untuk project lanjutan setelah sukses Pariban. Sinergi ini sejalan dengan komitmen saya untuk menaikkan talenta berbakat dari tanah kelahiran saya, Batak, untuk bisa menghadirkan karya di tingkat nasional. Selain memang tentunya karya mereka sangat saya nikmati," tutur Agustinus.
Baca juga : Rihanna akan Bawakan Soundtrack Black Panther di Perhelatan Piala Oscar
Lagu Mendaki Misteri dari Siantar Rap Foundation, yang menjadi soundtrack film Kutukan Sembilan Setan telah diunggah di kanal Youtube PIM Pictures.
Lagu ini juga dapat diputar di sejumlah platform music streaming seperti Spotify, Apple Music, Deezer, dan Aplikasi Tik Tok.
Film Kutukan Sembilan Setan telah tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak 8 Juni 2023 lalu. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Pementasan Musikal Perahu Kertas akan menyajikan total 21 lagu, di mana 18 di antaranya merupakan lagu baru yang diciptakan khusus.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Kampiun merupakan salah satu nomor unggulan dari album debut Rimba yang bertajuk Technicolor Meeting. Album tersebut sebelumnya telah dilepas ke pasaran pada 14 November 2025.
Mengusung genre Dark Pop, Suatu Hari Kamu Akan Mengerti yang dibawakan Ardi, etna Rasti dirancang untuk memberikan nuansa emosional yang kelam, intim, sekaligus penuh ketegangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved