Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Ify Alyssa merilis single bergenre samba-jazz berjudul Roda-roda. Lagu baru itu terinspirasi dari hobi barunya bermain sepatu roda.
Lagu berdurasi 3:50 menit itu memiliki makna cukup sederhana. Ify mengutarakan perasaan bahagia tiap kali ia bermain sepatu roda sekaligus menyebarkan pesan suka cita kepada pendengarnya lewat irama musik yang riang.
Dibalut aransemen dengan genre samba-jazz garapan produser Ari Renaldi, Ify Alyssa mengaku banyak terinspirasi dari komposer asal Brasil, Antonio Carlos Jobim. Ify memang sudah dekat dengan jazz sejak kecil. Ia aktif mengikuti pergelaran jazz bergengsi serta kegiatan jam session sejak SD.
Baca juga: Ini Profil Shani Indira Natio yang Lulus JKT48 setelah 9,5 Tahun
Tak tanggung-tanggung, dalam single ini ia turut menggandeng perkusionis asal Amerika, Steve Thornton.
“Kolaborasi antar negara bukan menjadi penghalang untuk berkarya, sehingga Steve merekam permainan perkusinya secara virtual dari tempat ia menetap” ujar Ify lewat siaran pers yang diterima Media Indonesia, Senin, (3/7).
Baca juga: Lagu Debut Zerobaseone akan Dirilis pada 10 Juli
Ify juga turut merilis musik video single Roda-Roda di kanal Youtube Ify Alyssa yang direkam menggunakan ponsel. Selain untuk mendapat kesan visual lawas, ia juga ingin membuktikan berkarya di zaman sekarang bisa dengan berbagai cara dan peralatan, salah satunya ponsel yang digunakan sehari-hari.
Kini dirinya juga telah menyiapkan beberapa desain pernak-pernik sesuai dengan tema lagu Roda-roda untuk para pendengarnya yang biasa disebut Teman Seirama. Dengan gaya musik yang baru baginya, Ify berharap single Roda-Roda dapat menjadi angin segar bagi industri musik Indonesia saat ini.
(Z-9)
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
MUSIKUS Mandarin Eric Chou, yang dikenal akan lagu-lagu baladanya yang menyentuh, dijadwalkan menyapa penggemarnya di Indonesia dalam sebuah konser bertajuk Odyssey Stars.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved