Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Amustra Jadi Ruang Kolaborasi Baru untuk Memperkuat Ekosistem Musik Nusantara

Basuki Eka Purnama
17/12/2025 10:59
Amustra Jadi Ruang Kolaborasi Baru untuk Memperkuat Ekosistem Musik Nusantara
Asosiasi Musisi Nusantara (Amustra) resmi dideklarasikan dan diluncurkan di Jakarta pada 16 Desember 2025(MI/HO)

KEKAYAAN musik Nusantara yang mencakup ribuan lagu daerah dan beragam instrumen tradisional kini memiliki wadah perjuangan baru. Asosiasi Musisi Nusantara (Amustra) resmi dideklarasikan dan diluncurkan di Jakarta pada 16 Desember 2025 sebagai organisasi independen yang berkomitmen memperkuat posisi musisi lokal di tengah derasnya arus globalisasi.

Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi. 

Organisasi ini memproyeksikan diri sebagai jembatan yang mempertemukan musisi, akademisi, pendidik, hingga pelaku industri kreatif dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Ketua Umum Amustra, Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini adalah untuk memberdayakan musisi agar memiliki hak dan dukungan memadai dalam berkarya.

“Amustra bergerak di berbagai bidang yang mencakup pengkajian, penyajian, pendidikan, penciptaan, hingga tata kelola musik, dengan tujuan menghadirkan ekosistem musik Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Fokus pada Edukasi dan Profesionalisme

Tidak hanya soal panggung pertunjukan, Amustra menekankan pentingnya standar profesional dan tata kelola yang adil. Melalui seminar dan lokakarya, para musisi akan dibekali pemahaman mendalam mengenai hak cipta, royalti, dan manajemen profesi.

Di sisi lain, Amustra juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter generasi muda. Musik Nusantara akan dijadikan media edukasi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan seperti toleransi, empati, dan kejujuran. 

Selain itu, agenda dokumentasi musik daerah menjadi prioritas utama guna menjaga keberlanjutan warisan budaya agar dapat diakses untuk kepentingan penelitian dan pendidikan.

Dukungan Lintas Sektor

Langkah Amustra ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah. Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan RI sekaligus Dewan Penasihat Amustra, Fryda Lucyana K., S.H., LL.M., berharap organisasi ini menjadi "rumah besar" bagi seluruh pelaku musik Indonesia. 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi agar musik tradisi, modern, dan kontemporer dapat tumbuh berdampingan.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina Amustra, Nyak Ina Raseuki, Ph.D., menilai kehadiran asosiasi ini sebagai upaya kolektif untuk menjaga harkat musisi sekaligus memastikan keberlanjutan keragaman musik Indonesia di masa depan.

Sebagai langkah konkret ke depan, Amustra berencana menggelar Jambore Musisi Nasional sebagai agenda tahunan. Kegiatan ini dirancang menjadi ruang temu, sarana berbagi pengetahuan, serta wadah dialog bagi musisi dari berbagai latar belakang budaya untuk memperluas jejaring nasional. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya