Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Marthino Lio mengaku senang bisa menjadi pemeran dalam film Detektif Jaga Jarak yang bergenre komedi karena bisa menunjukkan sisi humoris dalam dirinya.
"I had fun karena di sini gua bisa tunjukin sisi banyol gua yang sebenarnya gede banget di dalam kehidupan nyata," kata Marthino, dikutip Rabu (31/5).
Selain itu, sisi menyenangkan yang dia rasakan ketika bermain dalam film garapan sutradara Rahabi Mandra itu adalah bisa berinteraksi dengan anak kecil dan anjing sebagai dua hal yang dia sukai.
Baca juga: Film “Pesantren” , Ungkap Realita Kehidupan Santri dengan Perspektif Gender
Dalam film Detektif Jaga Jarak, Marthino berperan sebagai Almond Surendra, seorang detektif partikelir yang membantu para kliennya dalam membongkar kedok perselingkuhan pasangan mereka bersama dua rekannya yaitu seorang bocah bernama Takdir (Bima Sena) dan seekor anjing bernama Bro.
Ketika ditawari bermain dalam film komedi, peran yang belum pernah dia dapatkan, aktor yang bermain dalam film Kadet 1947 itu mengaku tidak melihat hal tersebut sebagai tantangan.
"Waktu ditawarin ga pernah ngeliat ini sebagai tantangan. Setiap peran yang gue terima dengan ikhlas dan ngeliatnya ini sebagai bukit yang harus gue daki," ujar Marthino.
Baca juga: Jourdy Pranata Mengaku Nyaman Bintangi Film Horor
Dengan berperan dalam film komedi, Marthino ingin menunjukkan kapabilitasnya sebagai aktor yang tidak membatasi hanya bermain film pada satu genre tertentu tetapi juga bisa bermain dalam berbagai jenis genre film.
Marthino sedikit membeberkan bahwa dia berencana untuk bermain dalam film biografi.
Untuk proses pendalaman karakter pada film komedi, Marthino mengaku menjadikan serial komedi Friends sebagai acuannya. Karakter Chandler dan Ross dalam serial komedi dari AS tersebut menjadi referensi Marthino dalam memerankan karakter Almond.
Detektif Jaga Jarak akan hadir meramaikan bioskop Indonesia mulai 1 Juni 2003 dan dibintangi Marthino Lio, Bimasena Prisai Susilo, Tubagus Ali, Hana Malasan, Unang, hingga Debby Sahertian. (Ant/Z-1)
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
SEJUMLAH selebritas seperti Vidi Aldiano, Denny Sumargo (Densu), hingga Luna Maya bersaing dalam Tiktok Awards 2025.
Kylie Jenner melakukan pemotretan untuk kampanye koleksi jenama riasan miliknya King Kylie Collection dengan memakai mahkota karya perancang aksesoris Tanah Air, Rinaldy Yunardi.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Raisa mengunggah sejumlah foto kegiatannya di Paris, salah satunya saat menjadi tamu undangan di salah satu acara brand kosmetik kenamaan Dior.
Ardina Rasti memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
Marthino Lio mengungkapkan bahwa pengalaman barunya sebagai sutradara amat berkesan dan menantang.
Film Janur Ireng mengikuti kisah Sabdo dan Intan, dua insan yang tak boleh dipersatukan.
Film ini mengambil inspirasi dari buku Believe, sebuah kisah nyata tentang keyakinan, mimpi dan keberanian, yang dikemas dalam format aksi perang.
"Iya (ngulik soal keris) dikasih liat, dikasih pegang, dikasih tau bagaimana pegangnya dan etika ketika mencabut keris dari sarungnya seperti apa,"
Dengan latar belakang kisah tentang benda keramat yang juga membawa unsur klenik, Marthino Lio mengatakan hal itu tidak bisa dipungkiri menjadi bagian dari budaya Indonesia.
Film Dosa Musyrik disutradarai Hadrah Daeng Ratu dan menyatukan pasangan Marthino Lio–Delia Husein. Ini akan menjadi film horor yang bukan sekadar menghadirkan wujud setan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved