Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Marthino Lio akan kembali membintangi film terbaru dari waralaba Sewu Dino yang diproduksi MD Pictures dari cerita Simple Man, Janur Ireng. Film Janur Ireng masih disutradarai Kimo Stamboel, dan akan menjadi prekuel dari film Sewu Dino.
Di film Janur Ireng, Marthino Lio masih memerankan Sabdo. Ia pun akan beradu akting dengan sosok baru di waralaba ini yang karakternya belum muncul di Sewu Dino, Ratu Rafa sebagai Intan. Sabdo dan Intan berasal dari keluarga yang berbeda, yang jika mereka bersatu bakal memiliki kekuatan yang tidak terkalahkan.
“Perbedaannya, ini satu step di atas film Sewu Dino. Untuk urusan gore-nya, lebih gore dari Sewu Dino. Action-nya juga sedikit lebih banyak di Janur Ireng,” kata Marthino Lio saat wawancara di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, (13/10).
Lio juga membeberkan, Janur Ireng akan lebih memiliki plot twist. Ceritanya, menurut Lio, juga relevan dengan keadaan sekarang tentang perebutan kekuasaan. Di film Janur Ireng sendiri bakal ada pertemuan dari tujuh keluarga besar.
“Saat mereka bertemu di satu meja, ada adegan mereka seperti unjuk gigi, kalau mereka yang paling berkuasa. Bisa dibilang ini relate dengan keadaan sekarang. Orang-orang yang berkuasa senyum-senyum di depan tapi kirim-kiriman santet di belakang,” beber Lio.
“Lebih plot twist dan menunjukkan persaingan besar di antara kedua keluarga,” tutupnya.
Film Janur Ireng mengikuti kisah Sabdo dan Intan, dua insan yang tak boleh dipersatukan. Keluarga besar dan semua keturunannya percaya ketika keduanya bersatu mereka mempunyai kekuatan yang tidak terkalahkan.
Hal ini kemudian memancing paman mereka Arjo Kuncoro untuk menguasai keduanya. Mereka dibawa ke rumah mewah milik keluarga Kuncoro, dijanjikan kekayaan, tapi ternyata ini semua adalah awal malapetaka untuk keduanya. Satu-satu nya yang bisa menyelamatkan mereka hanyalah, Janur Ireng, santet paling mematikan di tanah Jawa.
Tayang 24 Desember di bioskop, film Janur Ireng juga dibintangi Marthino Lio bersama Ratu Rafa, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Masayu Anastasia, Karina Suwandi, Faradina Mufti, Givina, Gisellma, dan Vincent Sanjaya. (Z-1)
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved