Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA sosial milik Hanna Arinawati diwarnai aktivitasnya di bidang kuliner, kecantikan, fesyen, dan pengembangan diri. Namun, di tengah kesibukannya menjadi kreator konten, Hanna tak lupa memoles dirinya di bidang akademik.
Hanna tercatat sebagai salah satu lulusan terbaik Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ia meraih predikat dengan pujian (cum laude) saat wisuda pada 2022. Bahkan, Hanna dipercaya menyampaikan pidato (speech) saat prosesi wisuda.
Selama menjadi mahasiswa, Hanna Arinawati cukup aktif dalam berbagai kegiatan. Hingga mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi Bidang Non Akademik Fakultas Hukum UI 2020 dan 2022. Bahkan, ia juga menjadi finalis Mahasiswa Berprestasi Bidang Akademik Fakultas Hukum UI pada 2021.
Baca juga ; Perjalanan Ricky Bagja, Selebgram Asal Bandung yang Kini Membuka Bisnis Umrah
Berbekal pengalamannya tersebut, Hanna Arinawati kini kerap dipercaya untuk menjadi pembicara webinar tingkat nasional yang diselenggarakan berbagai kampus di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan lain sebagainya.
Kini, selain menjadi influencer dan kreator konten, Hanna Arinawati juga sedang menempuh studi pascasarjana Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Baca juga : Dari Tukang Cukur Biasa, Pria asal Kebumen Ini Kini Jadi Selebgram
Hanna Arinawati memulai karir sebagai influencer atau kreator konten di instagram sejak 2020.
"Saya mencintai dunia entertainment karena memberikan kebahagiaan kepada setiap orang dan dapat memberikan pengaruh positif melalui konten yang mengedukasi," kata Hanna dalam keterangannya.
Untuk mewujudkan impiannya di dunia entertainment, Hanna selalu berpegang teguh pada kalimat “be kind, work hard and stay positive”.
"Dengan berbuat baik, bekerja keras, dan selalu berpikir positif dapat membantu kita untuk mencapai tujuan hidup dengan lebih mudah," imbuhnya.
Hanna juga memulai karirnya di dunia konten lewat live instagram dengan membagikan pengalamannya selama menjadi Mahasiswa Berprestasi di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.
Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk membuat konten-konten yang memberikan manfaat bagi banyak orang. Konten yang dibuat berupa tinjauan (review) kuliner, produk kecantikan, dan fesyen.
Konten-konten yang dibuat oleh Hanna sangat disukai oleh para pengikutnya di Instagram, sehingga membuat Hanna semakin semangat untuk menebar kebaikan lewat konten.
Saat ini, ia dipercaya menjadi duta produk (brand ambassador) dari Xrista Skin Clinic. Di bidang hukum, Hanna kini menjadi junior consultant The Asia Foundation dalam Project Penataan Kehakiman Komisi Yudisial. (RO/Z-5)
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Ke depan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Tim UI menggunakan teknologi *Remotely Operated Vehicle* (ROV) atau drone bawah air untuk memetakan kondisi visual terumbu karang.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Cara seseorang mengekspresikan kesedihannya berkaitan erat dengan apa yang dirasa paling menguatkan bagi dirinya sendiri.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved