Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Trilogi Guardians of The Galaxy memang sudah berakhir. Namun, petualangan tim pahlawan luar angkasa itu rasanya masih akan terus berlanjut. Di bawah komando baru, Rocket Raccon, Guardians of The Galaxy terlihat lebih segar.
Formasi anyar pelindung galaksi dimunculkan dalam waktu yang singkat di post-credit scene pertama Guardians of The Galaxy Volume 3. Di formasi itu, terlihat Rocket Raccon, Groot, Kraglin, Cosmo, Adam Warlock dan satu gadis kecil siap untuk bertarung melawan musuh.
Yang menjadi pertanyaan, siapa gadis kecil di dalam tim tersebut? Bagaimana bisa bocah selucu itu meyakinkan Rocket untuk merekrutnya?
Baca juga: Formasi Baru Muncul di Post-Credit Guardians of The Galaxy Volume 3, Siapa Saja Mereka?
Sebelum muncul di post-credit scene, dia sempat terlihat sebagai objek uji coba High Evolutionary. Dia merupakan bagian dari kelompok anak yang diculik untuk keperluan eksperimen.
Gadis berambut pirang itu adalah Phyla-Vell. Di versi komik, dia adalah putri dari pasangan Elysius, bangsa Titan, sama seperti Thanos, dan Mar-Vell, kaum Kree yang merupakan the original Captain Marvel.
Baca juga: Guardians of The Galaxy Volume 3, Akhir yang Sedih namun Bahagia
Masih merujuk pada kisah di komik, Phyla-Vell memiliki kekuatan di atas rata-rata kaumnya. Ia juga memiliki kemampuan untuk terbang, menembakkan energi kosmik dan menyerap serangan yang ditujukan kepadanya. Ia juga ahli dalam pertarungan pedang. Ia memiliki pedang khusus bernama Quantum Sword.
Di jagat sinematik, masih belum jelas bagaimana kisah asli dari Phyla-Vell. Kemampuan supernya juga tidak diperlihatkan. Namun, jika melihat kehebatannya di dalam komik, karakter ini tentu sangat menarik untuk ditunggu perkembangannya ke depan.
Sayangnya, sejauh ini, belum ada tanda-tanda bahwa Guardians of The Galaxy akan berlanjut ke volume 4. Sutradara James Gunn pun secara resmi sudah mundur dari proyek tersebut. Ia kini dipercaya untuk membangun dunia sinematik DC.
Namun, jika melihat latar kehidupan Phyla-Vell yang berada di luar angkasa, bukan tidak mungkin kita bisa menemuinya lagi di film-film yang melibatkan Captain Marvel, Eternals atau bahkan Fantastic Four. (Marvel/Z-11)
Guardians of the Galaxy Vol 3 menceritakan kelanjutan petualangan kelompok super hero yang kini hidup di Knowhere. Tapi tidak lama kemudian hidup mereka dikacaukan oleh masa lalu Rocket.
Film superhero Marvel, Guardians of the Galaxy Vol 3, sukses bertahan di puncak Box Office untuk pekan kedua secara beruntun setelah meraup pendapatan sebesar US$60,5 juta
Meski mendapatkan ulasan yang begitu luar biasa positif di banyak belahan dunia, pada kenyataannya, performa Guardians of The Galaxy Volume 3 dari segi bisnis tidak terlalu mentereng.
James Gunn akan menyatakan membawa serta pemain di Guardians of The Galaxy ke semesta DC, lebih tepatnya ke film Superman: Legacy.
Ini adalah pertama kalinya Groot berbicara selain 'I am Groot' (jika 'We are Groot' di volume 1 tidak masuk hitungan) di sepanjang Marvel Cinematic Universe (MCU) berjalan.
Dalam Guardian of The Galaxy Vol. 3, Gunn kembali piawai memunculkan kedalaman karakter pada film pahlawan supernya
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved