Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Fajar Nugros dan Head of IDN Pictures sekaligus produser Susanti Dewi mengungkapkan salah satu tantangan terbesar dalam pembuatan film Balada SI Roy adalah melibatkan hewan yaitu anjing saat proses syuting.
"Di novel aslinya, tahun 80-an anjing belum menjadi problem. Jadi keluarga muslim punya anjing itu biasa," ungkap Fajar, dikutip Selasa (3/1).
"Ketika film ini rilis pada 2023 dan orang mulai bertanya, keluarga muslim punya anjing emang boleh? Apalagi pemainnya anak ustaz. Jadi saya harus mempelajari dan memberi perubahan terhadap source aslinya bahwa anjing di film ini ditugaskan untuk menjaga rumah," tambahnya.
Baca juga: Abidzar Al-Ghifari Merasa Terbebani Jadi Roy di Balada Si Roy
Lebih lanjut, Fajar menceritakan, saat itu, pihaknya juga didampingi tim dari sekolah anjing. Sebab kala itu, mereka memilih untuk menggunakan anjing dari sekolah anjing daripada anjing polisi.
Fajar menjelaskan pemilihan anjing ini disebabkan karena anjing polisi dilatih untuk menggigit dan memiliki naluri untuk menyerang.
Hal sulit lainnya adalah ketika Fajar beserta timnya harus menunggu anjing tersebut siap menjalani syuting.
Di sisi lain, Susanti Dewi juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, syuting dengan hewan merupakan sebuah tantangan yang cukup rumit apalagi anjing ini dapat dikategorikan salah satu talenta utama dalam syuting Balada Si Roy.
"Rasanya syuting dengan melibatkan hewan itu rasanya another level of challenge," tutupnya. (Ant/OL-1)
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa IbuĀ bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
"Gitaris band Edane dan salah satu gitaris terbaik di Indonesia. Ternyata, beliau kan mengisi part gitar lagu yang saya buat. Waktu itu, otak saya sampai nge-hang lama banget."
"Fajar itu datang tahun 98, syutingnya 2021. Saya hampir pesimistis juga. Kayaknya kutukan Roy ini memang akan terus berlangsung."
Lulu TobingĀ berperan sebagai Astuti, ibu Roy di film Balada Si Roy.
Butuh dua tahun hingga akhirnya film bisa dibuat.
Pipik mengatakan dirinya sudah berpesan kepada Abizar untuk menjadikan dunia hiburan sebagai jalan dakwah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved