Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAWAK sekaligus aktor Boris Bokir Manullang mengaku terkejut dan tidak menyangka dinyatakan sebagai pemenang Aktor Pendukung Terbaik dalam film Ngeri-Ngeri Sedap di Festival Film Wartawan Indonesia 2022.
"Saya sungguh terkejut, karena nama nominator lainnya di kategori ini juga sangat kuat. Ada Erick Estrada, Panji Pragiwaksono, Mathias Muchus, juga Ge Pamungkas," kata Boris dalam keterangan resmi, Selasa (1/11).
Boris menyebut, sejak terjun di dunia pelawak tunggal dan menjadi aktor pada 2012, ia sempat dinominasikan dalam beberapa ajang Festival Film. Kemenangannya sebagai aktor di FFWI 2022 merupakan yang pertama bahkan tidak dibayangkannya dari awal.
Baca juga : Boris Bokir Mengaku Alami Kejadian Menyeramkan Saat Syuting Ngeri Ngeri Sedap
Tidak hanya itu, Boris juga mengatakan di film Ngeri-Ngeri Sedap, sebagai seorang komedian, ia diwajibkan bermain drama sehingga ia pun harus berlakon dengan karakter yang berbeda dari biasanya.
"Dalam film Ngeri-Ngeri Sedap, sebagai komedian, kami para aktor diwajibkan bermain drama, jadi kami bermain di kamar yang berbeda dari biasanya," kata Boris.
Boris mengucapkan terima kasih kepada wartawan di seluruh Indonesia yang telah menyebarluaskan film Ngeri-Ngeri Sedap. Terakhir, ia juga berterima kasih kepada juri-juri FFWI, yang beranggotakan wartawan.
Baca juga : Sha Ine Febriyanti Mengaku Deg-degan Saat Terima Piala Citra
"Semoga FFWI tahun berikutnya bisa lebih besar dan lebih megah lagi. Piala ini buat saya pribadi menjadi pemicu semangat untuk berkarya lebih bagus lagi," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
"Memang scene itu yang paling lama digarapnya, gue masih inget banget itu digarap dari abis makan malam terus kita pulang sampe jam 3 pagi waktu itu."
Kuartet Agak Laen kembali beraksi lewat film Agak Laen: Menyala Pantiku, menggabungkan komedi dan empati di tengah kehidupan panti jompo.
Memerankan sosok Mang Dedi, yang sedianya sebagai seorang penagih utang kemudian beralih fungsi sebagai sosok ayah, membuat Ringgo teringat momen-momen bersama sang anak
“Kalau buat nangis itu, aku buat imajinasi sendiri. Aku buat imajinasi tentang kucing sama guk guk (anjing) lagi hujan-hujanan, cari makan,”
Salah satu latar tempat untuk film berada di Sukabumi, menampilkan kota yang kini kerap dipilih para sineas
Setelah sukses besar dengan 9 juta penonton, film Agak Laen kini akan melanjutkan film kedua mereka. Film garapan Muhadkly Acho itu sudah memulai syuting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved